banner 728x250

DPPKB dan Dinas Kesehatan Bitung Sosialisasikan Kesehatan Reproduksi Remaja untuk Cegah Stunting di SMPN 12 Bitung

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

 

Bitung, Senin 8 Desember 2025 —Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bitung bersama para guru dan siswa mengikuti kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja yang digelar di Aula SMP Negeri 12 Bitung, Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bitung.

banner 325x300

Materi utama yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak usia dini. Dalam pemaparannya, pihak BPPKB menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase transisi yang sangat menentukan kualitas kesehatan seseorang di masa depan.

Kepala Dinas DPPKB, Dr. Ir. Haidy Malingkas, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Dinas Kesehatan selama ini berjalan sangat baik, terutama dalam program-program sosialisasi kepada remaja.

> “Kami bersama Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi kepada remaja, termasuk melalui PIK-R yang ada di masyarakat, pusat informasi, konseling remaja, gereja, maupun masjid. Mereka ikut membantu memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi,” ujar Haidy.

Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan kesehatan remaja seperti pernikahan dini, seks bebas, hingga penyalahgunaan narkoba harus dicegah sejak awal karena dapat berdampak pada risiko stunting dan masalah kesehatan lainnya.

> “Sebagai kepala dinas, saya terus mendorong perluasan edukasi ini kepada seluruh remaja. Tolak pernikahan dini, hindari seks bebas dan narkoba. Fokuslah pada pendidikan dan aktivitas positif untuk mengembangkan bakat,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, serta membentuk generasi muda Bitung yang sehat, cerdas, dan produktif. Harto.U

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *