Bitung, – Pikiranrakyatnusantara.com Sabtu (20 Desember 2025) — Menyambut Hari Raya Natal Yesus Kristus 2025, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Bitung sukses menggelar Rally Christmas Harmony House Festival 2025. Acara ini berlangsung meriah, aman, serta sarat makna kebersamaan antarumat beragama.
Kegiatan dimulai dengan doa pembukaan yang dipimpin Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bitung, Pdt. Yudi Sekeon, S.Th., M.Th., di Stadion Duasudara. Ratusan peserta kemudian mengikuti pawai kendaraan roda empat yang melintasi ruas-ruas jalan protokol Kota Bitung, lengkap dengan atribut Natal, lagu-lagu rohani, serta spanduk bertuliskan pesan damai, kasih, dan toleransi.
Pawai ini diikuti jemaat gereja, pemuda Kristen, komunitas rohani, toko-toko keagamaan anggota FKUB, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Plt Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bitung, Ramlan Mangkialo, S.Sos., melalui Ketua Panitia Ronny Boham, S.Sos., didampingi Plt Direktur Operasional Fanny Kaunang. Rute dimulai dari Stadion Duasudara dan berakhir di Pasar Cita Kota Bitung.
Dalam sambutannya, Ronny Boham menegaskan bahwa Rally Christmas Harmony House Festival 2025 bukan hanya pawai biasa, melainkan sarana menyampaikan pesan damai Natal sekaligus memperkuat persaudaraan dan toleransi. “Momentum ini harus kita maknai sebagai ajakan menebarkan kasih dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sesampainya di titik akhir, peserta disambut Plt Asisten II Setda Kota Bitung, Michael Sondakh, yang menyampaikan apresiasi atas kelancaran dan makna mendalam kegiatan tersebut. Pengamanan dilakukan aparat kepolisian bersama instansi terkait, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Acara turut dihadiri organisasi kemasyarakatan, tokoh agama lintas iman, komunitas roda dua, jemaat gereja, serta perwakilan kepala sekolah SD hingga SMP. Kegiatan ditutup dengan doa penutup oleh Ustadz Hairuddin Bandu, S.Sos., sebagai simbol kokohnya kerukunan antarumat beragama di Kota Bitung.
Masyarakat yang menyaksikan pawai tampak antusias dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang penuh sukacita serta menebarkan semangat kedamaian.
Penulis
Harto.U
















