banner 728x250
Berita  

Awali 2026, POLA Gelar Silaturahmi, Open House, dan Doa Berantai Lintas Agama di Bitung

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

 

Bitung, Elnusanews – Mengawali tahun 2026, Persatuan Organisasi Lintas Adat, Agama, dan Budaya (POLA) menggelar kegiatan silaturahmi yang dirangkaikan dengan open house serta doa berantai lintas umat beragama. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat POLA, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Sabtu (17/1/2026).

banner 325x300

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta insan pers. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat persaudaraan antarumat beragama dalam menyongsong tahun baru 2026.
Ketua Umum POLA, Puboksa Hutahaean, saat diwawancarai awak media mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen POLA dalam menjaga persatuan, toleransi, serta keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.

“Open house ini kami laksanakan sebagai sarana silaturahmi di awal tahun 2026. Kami mengundang tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta rekan-rekan media untuk bersama-sama membangun kebersamaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, doa berantai lintas agama yang digelar bertujuan memohon agar tahun 2026 membawa kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta mendorong kemajuan bagi Kota Bitung.
“Harapan kami, Kota Bitung semakin berkembang, masyarakatnya makmur dan sejahtera, serta kehidupan antarumat beragama semakin rukun dan indah,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Puboksa juga menegaskan komitmen POLA untuk terus memperjuangkan keadilan bagi masyarakat, khususnya terkait persoalan karyawati eks PT Multi Rempah Sulawesi yang hingga kini masih dalam proses pendampingan oleh POLA.

“Tahun ini kami akan lebih fokus menyelesaikan persoalan keadilan bagi karyawati eks Multi Rempah Sulawesi dan kami targetkan harus tuntas sebelum bulan puasa,” tegasnya.

Selain itu, POLA juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun demikian, organisasi ini menegaskan akan turut mengawal dan mengawasi pelaksanaan program tersebut.

 

“Kami mendukung program MBG, tetapi juga berkomitmen untuk mengawasi agar pelaksanaannya sesuai aturan, gizi yang diberikan benar-benar berkualitas untuk anak-anak, serta penggunaan uang pajak rakyat dilakukan secara transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

(Harto.U)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *