Meski izin pelaksanaan konser Valen dikabarkan telah terbit dari kepolisian, namun sejumlah persoalan krusial justru masih menyisakan tanda tanya.
Hingga kini, kejelasan pembayaran pajak belum dipublikasikan secara transparan, sementara jumlah personel pengamanan yang akan diterjunkan juga belum diumumkan secara pasti.
Kondisi ini memicu kekhawatiran publik terkait kesiapan dan aspek keselamatan dalam pelaksanaan konser tersebut.
ARIFIN Ketua LSM BIN DPD Jawa Timur menilai penyelenggaraan konser ini terkesan dipaksakan.
Izin memang disebut sudah keluar, tetapi pajak masih belum jelas dan jumlah personel pengamanan pun tidak dipublikasikan. Ini berpotensi melanggar prinsip kehati-hatian dan keselamatan publik,” tegasnya.
Ia menambahkan, “Setiap kegiatan yang menghadirkan massa besar wajib transparan, mulai dari kewajiban pajak hingga skema pengamanan, Jika hal-hal mendasar ini masih ngambang, maka aparat dan pemerintah daerah tidak boleh tutup mata.”
Menurutnya, “Jangan sampai konser yang dibungkus hiburan justru menyisakan masalah hukum di kemudian hari. Keselamatan penonton harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar keuntungan.”
“Jika benar pajak konser belum diselesaikan sementara izin kegiatan sudah terbit, maka ini berpotensi melanggar Peraturan Daerah tentang pajak hiburan.
Pemerintah daerah seharusnya tidak memberi ruang bagi kegiatan yang kewajiban fiskalnya belum tuntas,” ujar Arifin Ketua LSM BIN DPD Jatim.
Ia menegaskan, “Pajak hiburan bukan sekadar administrasi, tetapi kewajiban hukum. Ketika pajak masih ngambang namun acara tetap berjalan, ada indikasi pembiaran yang bisa merugikan pendapatan daerah.”
Lebih lanjut ia mengingatkan, “Selain pajak, aspek pengamanan juga diatur dalam ketentuan keramaian. Ketidakjelasan jumlah personel keamanan berpotensi melanggar aturan penyelenggaraan kegiatan umum dan bisa berdampak langsung pada keselamatan penonton.”
“Kami mendorong Pemkab dan aparat penegak hukum untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Jangan sampai Perda hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” pungkasnya.Red
(Tim)


















