Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., bersama Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Indramayu di Kecamatan Lohbener, Jumat (13/2/2026).
Kunjungan kerja tersebut bertepatan dengan peresmian SPPG Polri secara nasional yang dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto melalui sambungan konferensi video (Zoom Meeting).
Dalam kesempatan itu, turut dilakukan penyerahan bantuan sosial (bansos) secara simbolis kepada relawan SPPG, ibu hamil, serta anak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menegaskan bahwa keberadaan SPPG merupakan komitmen Polri dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Tahun ini terdapat 14 SPPG baru yang mulai beroperasi dan 16 lainnya dalam tahap penyelesaian. Target kami, total 61 SPPG akan beroperasi di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026 ini,” ujar Kombes Pol Hendra kepada awak media.
Ia menyebutkan, SPPG di bawah naungan Polda Jabar telah menyalurkan sebanyak 85.575 porsi makanan bergizi kepada masyarakat. Selain meningkatkan kualitas kesehatan, program ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja.
“Saat ini sudah tercatat 1.333 tenaga kerja yang terserap di fasilitas SPPG Jabar. Jika target 61 titik tercapai, diperkirakan akan ada sekitar 2.666 lapangan kerja baru bagi warga lokal,” paparnya.
Kabid Humas menambahkan, sinergi lintas instansi diharapkan mampu menjangkau hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Indramayu guna memastikan pemerataan gizi bagi generasi masa depan sesuai visi Presiden.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memberikan apresiasi atas fasilitas dapur gizi yang dibangun Polres Indramayu. Menurutnya, standar kualitas dan kelayakan teknis telah terpenuhi dengan baik.
“Setelah meninjau langsung, saya melihat fasilitas ini sangat layak dan memenuhi syarat teknis. Semua sertifikasi sudah terpenuhi, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib bagi pengelolaan pangan,” tegasnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu serta pejabat utama Polres Indramayu. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar.
(Casinih)


















