Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kilang Pertamina Balongan melalui bagian Emergency and Insurance – HSSE kembali menggelar sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran bagi warga desa sekitar kilang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, beberapa waktu lalu.
Pada kegiatan kampanye waspada kebakaran ini, sekitar 100 peserta yang seluruhnya merupakan Ibu Rumah Tangga (IRT) turut ambil bagian. Sebanyak 60 peserta berasal dari empat desa sekitar kilang, yakni Desa Sukaurip, Desa Sukareja, Desa Majakerta, dan Desa Balongan. Sementara peserta lainnya merupakan istri pekerja Kilang Balongan yang tinggal di Komplek Pertamina Bumi Patra.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai konsep segitiga api sebagai pemicu terjadinya kebakaran, yang terdiri dari unsur bahan bakar (fuel), panas (heat), dan oksigen (O2). Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) guna menangani kebakaran secara cepat dan efektif.
Usai pembekalan materi, kegiatan dilanjutkan dengan lomba pemadaman kebakaran yang dilaksanakan di luar ruangan. Para peserta dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan menunjukkan antusiasme tinggi serta rasa percaya diri saat beradu kecepatan memadamkan api menggunakan fire blanket dan APAR.
Dari hasil perlombaan, Tim RT 18 Bumi Patra berhasil meraih Juara 1 dengan catatan waktu 00.16.45. Posisi Juara 2 diraih oleh Tim Desa Balongan dengan waktu 00.16.76, disusul Juara 3 dari Desa Sukareja dengan waktu 00.18.23.
Section Head Emergency and Insurance Kilang Balongan, Nyono Safarun, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran, khususnya di lingkungan rumah tangga.
“Wawasan dan keterampilan yang diberikan ini diharapkan dapat diterapkan untuk menjaga keselamatan keluarga jika sewaktu-waktu terjadi insiden di lingkungan rumah,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Manager HSSE Refinery Unit Balongan, Moch. Arifin, menyampaikan bahwa kemampuan memadamkan api sangat penting dimiliki ibu rumah tangga. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menangani kebakaran kecil secara mandiri sebelum situasi berkembang menjadi lebih besar.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR, Cecep Supriyatna, menyatakan bahwa pelibatan warga dalam peringatan Bulan K3 ini merupakan wujud hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
“Keterampilan ini jangan hanya untuk diri sendiri saja, kami berharap peserta bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada warga lainnya yang belum berkesempatan mengikuti pelatihan,” pungkasnya.
















