Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka silaturahmi dan kunjungan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, H. Hilal Hilmawan,S,IP.,M.I.P.,Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan XII (Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Cirebon) dari Partai Golongan Karya, melaksanakan pertemuan bersama masyarakat di Warung Kebun, Desa Segeran Lor, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (25/2/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Tinumpuk Durian beserta pamong desa, Kuwu Desa Sambimaya H. Turyadi, pemilik Warung Kebun H. Jainul, serta ratusan tamu undangan dari Desa Segeran, Tinumpuk, dan Sambimaya.
Dalam sambutannya, Hilal Hilmawan menyampaikan bahwa reses kali ini memfokuskan pada aspirasi pembangunan infrastruktur, khususnya jalan desa dan jalan usaha tani.
Ia mengungkapkan bahwa anggaran untuk infrastruktur tersebut telah dialokasikan cukup besar oleh DPRD Jawa Barat, dan seluruh hasil reses akan disampaikan dalam rapat sidang paripurna untuk ditindaklanjuti.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat,” ungkap Hilal.
Pada sesi dialog, Wahyu, perwakilan masyarakat Desa Segeran mewakili Kuwu Segeran, menyampaikan bahwa kondisi jalan utama di depan masjid dan balai desa segeran masih membutuhkan perbaikan. Selain itu, jalan usaha tani yang belum selesai serta masih adanya rumah tidak layak huni (Rutilahu) juga menjadi perhatian warga.
Sementara itu, Arifin, warga Segeran, mengeluhkan pendistribusian pupuk subsidi yang dinilai belum merata di kalangan petani.
Di kesempatan yang sama, H. Turyadi selaku Kuwu Desa Sambimaya mengajukan usulan renovasi jalan di Blok 1 Desa Sambimaya yang dinilai sangat membutuhkan peningkatan kualitas agar akses masyarakat menjadi lebih baik.
Kegiatan reses tersebut menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi dan kebutuhan pembangunan kepada wakil rakyat, dengan harapan dapat segera direalisasikan demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.


















