Bitung, Jumat (27/02/2026) – Dalam rangka memperingati dan menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada para nelayan yang sedang melaut di perairan sekitar Selat Lembeh, Kota Bitung, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol. Bayuaji P. Yudha Prajas, S.H., M.H., sebagai bagian dari program “Jumat Berkah” yang rutin digelar selama Ramadan. Aksi sosial ini menjadi wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang tetap menjalankan aktivitas di laut meski tengah menunaikan ibadah puasa.
Dengan menggunakan kapal patroli, personel Ditpolairud menyisir perairan Selat Lembeh dan mendatangi langsung perahu-perahu nelayan yang sedang mencari ikan. Takjil untuk berbuka puasa diserahkan secara langsung kepada para nelayan di tengah aktivitas mereka.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat saat anggota kepolisian berinteraksi dan berbincang dengan para nelayan.
Dirpolairud menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat maritim.
Kehadiran personel kepolisian di tengah laut diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan sisi humanis Polri.
- “Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan perairan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.
Selain berbagi takjil, personel Ditpolairud juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para nelayan agar selalu memperhatikan keselamatan saat melaut, memastikan kelengkapan alat keselamatan, serta mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu di perairan Sulawesi Utara.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para nelayan. Mereka mengaku senang dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh jajaran Ditpolairud. Di tengah kesibukan mencari nafkah untuk keluarga, perhatian sederhana berupa takjil menjadi bentuk dukungan moral yang berarti bagi mereka.
Salah seorang nelayan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di laut bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kedekatan emosional antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
Momentum Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat pesisir. Sinergi yang terjalin dengan baik diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah perairan.
Melalui kegiatan sosial ini, Ditpolairud Polda Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik dalam aspek pengamanan perairan maupun kegiatan kemanusiaan. Semangat berbagi di Bulan Suci Ramadan diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan nilai kepedulian, persaudaraan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Harto


















