Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Memasuki Ramadan 1447 H/2026, para pekerja Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balongan kembali menunjukkan komitmen sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat di sekitar Kilang Balongan.
Sebanyak 1.569 paket beras didistribusikan melalui Baituzzakah Pertamina Refinery Unit Balongan kepada warga yang berhak menerima (mustahik) di desa-desa penyangga sekitar area operasional kilang.
Setiap paket bantuan berisi 5 kilogram beras kualitas premium, sehingga total zakat yang disalurkan mencapai lebih dari 7,8 ton beras. Penyaluran telah dimulai sejak 2 Maret 2026 dengan dua titik utama, yakni Desa Majakerta dan Desa Balongan, dan akan berlanjut ke desa-desa lainnya hingga 10 Maret 2026.
Menariknya, sumber dana bantuan ini bukan berasal dari dana perusahaan atau program CSR, melainkan murni dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pekerja muslim yang dipotong secara otomatis melalui sistem payroll gaji setiap bulan. Hal ini menjadikan program tersebut memiliki nilai filosofis dan spiritual yang tinggi bagi keluarga besar Pertamina.
Manager Production I yang juga Ketua Bazma Refinery Unit Balongan, Ari Wicaksono, menyampaikan bahwa program ini menjadi jembatan spiritual antara pekerja dan masyarakat sekitar kilang.
“Kami percaya bahwa dalam setiap harta yang kami peroleh, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan. Melalui pemotongan zakat penghasilan setiap bulan, kami ingin memastikan keberkahan operasional kilang juga dirasakan langsung di meja makan tetangga-tetangga terdekat kami,” ujar Ari.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Cecep Supriyatna, menambahkan bahwa distribusi ZIS ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran Kilang Balongan membawa manfaat sosial yang berkelanjutan.
“Kami memulai penyaluran hari ini di Majakerta dan Balongan karena lokasi ini bersinggungan langsung dengan operasional. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga dan memberikan manfaat di bulan puasa ini serta semakin mempererat tali silaturahmi,” ungkap Cecep.
Penyaluran beras tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh penerima manfaat, yakni para mustahik di desa-desa yang telah ditentukan, mendapatkan haknya secara merata.
Melalui kegiatan ini, pekerja Kilang Balongan berharap keberkahan Ramadan tidak hanya dirasakan di lingkungan kerja, tetapi juga oleh masyarakat sekitar yang menjadi bagian dari ekosistem sosial perusahaan.


















