Karawang,pikiranrakyatnusantara.com-Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Tol Cipularang wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan sedikitnya sepuluh kendaraan dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat menjelaskan, laporan kecelakaan diterima petugas sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
Adapun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut di antaranya Hino Truck Trailer, Suzuki Pick Up, Mitsubishi Fuso, Toyota Rush, Daihatsu Sigra, Mitsubishi Truck Box, Toyota Hiace, Toyota Raize, Mazda Biante, serta Toyota Agya.
Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi, kecelakaan bermula saat sebuah Hino Truck Trailer bernomor polisi B 9367 UEL yang dikemudikan MY (27) melaju dari arah Bandung menuju Jakarta melalui ruas Tol Cipularang.
Sesampainya di lokasi kejadian yang memiliki kondisi jalan lurus dan menurun, pengemudi diduga kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya yang sedang terjadi antrean kendaraan. Truk trailer tersebut kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lainnya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan enam orang lainnya mengalami luka ringan. Selain korban jiwa, sejumlah kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Kapolres Polres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas AKP Enjang Sukandi mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Petugas dari Satlantas Polres Purwakarta bersama jajaran Polda Jawa Barat telah melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan,” ujar Enjang.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil sementara, kecelakaan diduga dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya faktor manusia berupa kurangnya antisipasi dan kehati-hatian pengemudi truk trailer, serta faktor kendaraan yang diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman secara tiba-tiba.
Selain itu, kondisi jalan di lokasi kejadian yang lurus dan menurun juga menjadi perhatian bagi para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar lebih berhati-hati serta memastikan sistem pengereman kendaraan berfungsi dengan baik.
Pihak Polres Purwakarta juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta melakukan pengecekan kendaraan sebelum melakukan perjalanan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
(Abah Rudi)


















