Batam,pikiranrakyatnusantara.com,8 Maret 2026 – Komunitas Akhwat Bergerak Kota Batam gelar santunan anak yatim dan dhuafa di Masjid Nurul Haq, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sungai Beduk, hari ini. Kegiatan tahunan ini banjiri antusiasme masyarakat, dengan partisipasi masif yang tunjukkan solidaritas sosial Batam tak main-main.Penggerak utama, Akhwat Bergerak, tekankan program ini sebagai agenda rutin setiap tahun.
Kuwu Sambimaya H. Turyadi Usulkan Perbaikan Jalan Blok Dukuan Saat Reses DPRD Jabar
“Karena Akhwat Bergerak sudah program setiap tahun menyantuni anak yatim dan dhuafa,” ungkap sumber dari panitia saat diwawancarai.Proses seleksi ketat: setiap ketua kecamatan pilih penerima yang benar-benar membutuhkan, prioritas anak anggota Akhwat Bergerak dan dhuafa dari keluarga anggota.
Tahun ini, bantuan berupa uang tunai Rp200 ribu per amplop—sederhana tapi langsung menyentuh.Partisipasi masyarakat? “Sangat besar karena ikut membantu menyumbang,” tegas panitia.
Tradisi Daol Combodug di Sampang, Warisan Budaya Yang Tetap Hidup di Bulan Ramadan
Hadir pula tamu penting: Zulkifli wakili Wali Kota Batam, perangkat RTRW setempat, Bundo Betty Asmiri sebagai pembina Akhwat Bergerak, ketua Akhwat per kecamatan, Camat Sungai Beduk, Lurah Duriangkang, serta warga sekitar Prumnas.
Kegiatan ini perkuat solidaritas sosial. “Sangat membantu dan antusias,” kata panitia soal dampaknya. Harapan besar: “AB perduli pada mereka,” agar anak-anak ini merasa tak sendiri. Agenda ini bergilir tiap kecamatan tiap tahun—hari ini kebetulan Sungai Beduk.
Pesan tegas buat masyarakat, khususnya Muslim: “Supaya mau berpartisipasi dan menyisihkan rezekinya buat anak yatim dan dhuafa.
” Inisiatif seperti ini jadi tamparan nyata bagi ketidakpedulian urban di tengah hiruk-pikuk Batam.




















