Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Keluhan pelanggan terhadap layanan air bersih Perumdam Tirta Darma kembali mencuat dan memicu kemarahan warga. Gangguan distribusi air yang disebut-sebut akibat kekeruhan Sungai Cimanuk dinilai bukan lagi persoalan insidental, melainkan masalah kronis yang terus berulang tanpa penanganan nyata.
Kondisi ini dikeluhkan warga Desa Penyindangan Kulon, khususnya di Blok Pecuk Kalen Cilik. Salah seorang warga, Suherman (39), mengungkapkan kekecewaannya saat dimintai keterangan.
“Sejumlah pelanggan mengalami penurunan tekanan air secara signifikan, bahkan di beberapa titik air tidak mengalir sama sekali. Ini jelas meresahkan, karena air bersih sangat vital untuk kebutuhan sehari-hari,” paparnya.
Menurut warga, gangguan seperti ini bukan pertama kali terjadi. Mereka menilai alasan kekeruhan Sungai Cimanuk selalu dijadikan dalih tanpa diikuti solusi konkret dari pihak perusahaan.
Yang semakin memicu kekecewaan, Perumdam Tirta Darma Indramayu melalui akun Instagram resminya hanya mengeluarkan imbauan agar pelanggan menampung air dan menggunakannya secara bijak. Imbauan tersebut dinilai tidak relevan dengan kondisi di lapangan.
“Bagaimana mau menampung air kalau airnya saja tidak mengalir?” keluh warga lainnya.
Warga pun berharap pihak Perumdam tidak hanya memberikan imbauan, tetapi segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanganan serius. Mereka menuntut adanya solusi konkret agar permasalahan distribusi air bersih tidak terus berulang.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap layanan Perumdam Tirta Darma akan semakin menurun. Warga meminta pelayanan segera dipulihkan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal.


















