banner 728x250
Berita  

Jalan Rusak Parah di Telukagung Viral, Warga Tanam Pohon Pisang sebagai Tanda Bahaya

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Kondisi jalan kabupaten ruas PU Telukagung, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Kerusakan parah yang membentang hampir satu kilometer itu kini viral di media sosial dan memicu gelombang keluhan warga.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Aspal tampak hancur, dipenuhi lubang dalam, permukaan licin, berlumpur, serta digenangi air di sejumlah titik. Situasi ini dinilai sangat membahayakan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

banner 325x300

Salah satu warga, Andi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan dari pemerintah daerah. Ia menyebut, kerusakan jalan tersebut bukan hal baru dan sudah berlangsung lama tanpa perbaikan.

“Ini sudah lama rusak, bahkan bisa dibilang sudah bobrok. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” tegas Andi, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah sangat berpotensi memicu kecelakaan. Terlebih, jalur tersebut merupakan akses utama warga serta dilalui pelajar setiap hari saat berangkat dan pulang sekolah.

“Lubangnya dalam, tertutup air, jadi tidak kelihatan. Ini sangat berbahaya, apalagi untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

Sebagai bentuk protes sekaligus peringatan bagi pengguna jalan, warga setempat mengambil langkah unik dengan menanam pohon pisang di tengah lubang jalan. Aksi tersebut dilakukan agar pengendara lebih waspada saat melintas di jalur rawan tersebut, sekaligus menjadi simbol kekecewaan terhadap minimnya respons perbaikan.

“Kami terpaksa tanam pohon supaya orang tahu ada lubang. Ini juga bentuk kekecewaan kami karena belum ada perbaikan,” tambahnya.

Warga pun mendesak adanya perhatian serius dari pemerintah, mulai dari Bupati Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga pemerintah pusat, agar segera turun tangan menangani kerusakan jalan tersebut.

“Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Kasihan masyarakat yang setiap hari melintas di sini,” pungkas Andi.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu realisasi perbaikan dari pihak terkait. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin risiko kecelakaan akan semakin meningkat dan aktivitas warga pun kian terganggu.

banner 325x300
Penulis: Udin s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *