Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H/2026, personel Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan apel kesiapsiagaan Pos Pengamanan (Pos PAM) terpadu di Pasar Tulungagung dan Bundaran Cadangpinggan, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di dua titik strategis tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna mengantisipasi gangguan kamtibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) serta potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Kertasemaya dan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.
Adapun personel dari Koramil 1605/Sukagumiwang yang terlibat dalam pengamanan yaitu Sertu Sumber Wunto yang bertugas di Pos PAM Pasar Tulungagung serta Sertu H. Kandeg Ir di Pos PAM Lingkar Cadangpinggan.
Kegiatan ini juga melibatkan sinergitas dengan jajaran Polsek Sukagumiwang. Untuk Pos PAM Pasar Kertasemaya, personel yang bertugas antara lain Aiptu Ariyanto, Aiptu Selamet Raharjo, Bripka Aziz, Bripka Beta, dan Bripka Buchori. Sedangkan di Pos PAM Lingkar Cadangpinggan dipimpin oleh AKP Suripto, S.H., M.H., bersama Aipda Rudi, Aipda Selamet, Briptu Taufik, dan Briptu Indra.
Selain itu, keterlibatan unsur lain juga turut mendukung pelaksanaan pengamanan. Di Pos PAM Pasar Kertasemaya terdapat dua personel Pramuka, sementara unsur tenaga kesehatan, Dishub, dan Pejuang Siliwangi dilaporkan nihil. Adapun di Pos PAM Lingkar Cadangpinggan, terdapat satu tenaga kesehatan serta enam anggota Pramuka dari SMK Negeri 1 Sukagumiwang.
Apel kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas serta mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran. Selain itu, personel juga difokuskan pada pelaksanaan kamseltibcarlantas, pencegahan tindak kejahatan seperti curas, curat, dan curanmor, serta antisipasi premanisme, brandalan motor, balap liar, dan kejahatan jalanan lainnya.
Tidak hanya itu, aparat gabungan juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tawuran antar kelompok, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, hingga razia petasan dan kembang api yang berpotensi mengganggu keamanan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode arus mudik dan perayaan Idul Fitri dapat tetap terjaga dengan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.


















