Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Mengisi momen peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Kilang Pertamina Balongan memberikan pelatihan fire fighting (pemadam kebakaran) kepada lebih dari seratus pekerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Fire Ground Kilang Pertamina Balongan pada Selasa dan Kamis, 3 dan 5 Februari 2026.
Pelatihan yang terbagi dalam dua batch ini dimanfaatkan secara optimal oleh para peserta untuk memahami berbagai materi penting, khususnya terkait faktor-faktor penyebab terjadinya kebakaran di lingkungan kerja. Selain pembekalan teori, para instruktur dari Kilang Pertamina Balongan juga memberikan pelatihan praktik, mulai dari cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga teknik pemadaman api berskala besar.
Section Head Emergency and Insurance Kilang Pertamina Balongan, Nyono Safarun, menyampaikan bahwa kunjungan dan keikutsertaan pekerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat dalam pelatihan ini menunjukkan komitmen kuat Pertamina dalam memperkuat aspek keselamatan kerja, khususnya di sektor energi yang memiliki risiko tinggi.
“Pelatihan pemadam kebakaran ini merupakan langkah nyata dalam membangun budaya HSSE di internal perusahaan. Pemahaman tentang pemadaman api sangat penting untuk melindungi aset perusahaan maupun aset pribadi di lingkungan tempat tinggal,” ujar Nyono.
Ia berharap melalui pelatihan ini para peserta dapat menjadi garda terdepan dalam menanggulangi kebakaran, khususnya di wilayah operasi masing-masing.
“Kita harapkan para peserta siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat kebakaran,” tambahnya.
Sementara itu, Officer II HSE Marketing Support PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Aditya Hendra Kusuma, menegaskan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat tugas utama PT Pertamina Patra Niaga adalah memastikan kelancaran distribusi BBM dari terminal ke lembaga penyalur seperti SPBU dan agen, agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Pekerja maupun mitra kerja kami perlu dibekali kemampuan pemadaman kebakaran, sehingga apabila terjadi insiden percikan api dapat segera ditangani sebelum membesar,” ungkap Aditya.
Secara terpisah, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, menyambut baik kehadiran tim Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Fire Ground Kilang Balongan. Menurutnya, kolaborasi dalam upaya peningkatan keterampilan pemadaman api ini dapat menambah kompetensi pekerja di lingkungan Pertamina Group agar semakin sigap dan siap menghadapi potensi bencana kebakaran.
Perlu diketahui, fasilitas Training Fire Ground di Kilang Pertamina Balongan telah tersertifikasi dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, personel pemadam kebakaran (fireman) Kilang Balongan merupakan tenaga profesional bersertifikat yang tergabung dalam tim HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) dan bertugas di garda terdepan pengamanan kilang.
Hal ini sejalan dengan karakteristik Kilang Pertamina Balongan sebagai industri pengolahan minyak dan gas dengan tingkat risiko tinggi, sehingga aspek keamanan menjadi prioritas utama melalui dukungan personel damkar yang terlatih serta fasilitas pelatihan fire fighting yang mumpuni.


















