Sampang – Proyek perbaikan jalan provinsi di Desa Bancelok menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya pekerjaan yang tengah berlangsung tersebut dinilai tidak disertai penjagaan maupun pengaturan lalu lintas, sehingga memicu kemacetan panjang dan membuat para pengendara resah.
Sejumlah pengendara mengaku arus lalu lintas tersendat sejak pagi hingga sore hari, sabtu 14/02/2026.
Kondisi semakin parah ketika kendaraan roda empat saling srobot dari arah berlawanan.
“Tidak ada petugas yang mengatur. Kendaraan saling berebut jalan karena separuh badan jalan ditutup material dan alat berat proyek. Kami terjebak macet hampir 2 jam,” ujar salah satu pengendara.
Warga menilai, proyek yang seharusnya memberikan manfaat justru menimbulkan persoalan baru karena kurangnya pengawasan dan manajemen lalu lintas di lokasi pekerjaan. Terlebih, jalan tersebut merupakan akses utama beraktivitas.
Masyarakat berharap pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait segera mengambil langkah cepat dengan menyiapkan petugas pengatur lalu lintas serta memasang rambu peringatan yang memadai agar kemacetan tidak semakin parah dan risiko kecelakaan bisa diminimalisir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait keluhan warga tersebut. Red
Tim


















