Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 Tahun 2026 diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Bertempat di SLB Negeri Mutiara Hati Indramayu, Jalan Soekarno-Hatta No. 16, Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Rabu (19/8/2026), dilaksanakan kegiatan audensi sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan bakti sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Kapten Kav Daniel Rongge, Danramil 1601/Indramayu, hadir mewakili Dandim 0616/Indramayu. Kehadiran jajaran TNI menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang mengedepankan semangat gotong royong, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Dr. Selvia Kusdwiyanti, M.K.M. dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dr. Resta Siahaan selaku Kabid Kesehatan Fisioterapi, Gus Umar selaku Koordinator LKS Abdurahman Sufiya Alfatehah, Kepala SLB Negeri Mutiara Hati Ibu Wida Srimeda, S.Pd., H. Sutedi, M.Pd. selaku Sekmat Tukdana, tim Dinas Kesehatan/Puskesmas Plumbon, Muhadi selaku Ketua LKS Cabang Dukuh Indramayu, serta siswa-siswi SLB Negeri Mutiara Hati bersama orang tua/wali yang berjumlah sekitar 100 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, pembacaan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya disampaikan sambutan dari panitia dan penyelenggara, dilanjutkan dengan penjelasan alur pelayanan serta pembagian peserta.
Memasuki kegiatan utama, tim kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan dasar kepada peserta, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol serta skrining kondisi kesehatan umum.
Selain pelayanan kesehatan, kegiatan juga diisi edukasi fisioterapi, khususnya mengenai gerak dan latihan sederhana bagi lansia pascastroke dan penyandang disabilitas. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai posisi tubuh, mobilisasi serta aktivitas sehari-hari yang aman dan tepat.
Pelayanan sosial kesehatan kemudian dilanjutkan dengan terapi tradisional, seperti akupunktur, bekam dan pijat atau terapi manual. Pelayanan tersebut diprioritaskan bagi keluarga prasejahtera, lansia dan penyandang disabilitas.
Dalam sambutannya, Dr. Selvia Kusdwiyanti, M.K.M. menyampaikan apresiasi dan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat terhadap pelaksanaan bakti sosial tersebut. Menurutnya, momentum HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian dan kebersamaan, salah satunya dengan memberikan pelayanan kesehatan, edukasi pola hidup bersih dan sehat serta kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, tenaga kesehatan, organisasi sosial dan masyarakat agar kegiatan sosial dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya.
Sementara itu, Gus Umar selaku Koordinator LKS Abdurahman Sufiya Alfatehah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, fasilitas maupun bantuan lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan membangun semangat gotong royong dalam mengisi kemerdekaan.
Kehadiran Danramil 1601/Indramayu dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi sosial dan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.”Pungkasnya.
Sekitar pukul 13.10 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata semangat kemerdekaan melalui pengabdian, kepedulian dan gotong royong untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya para penyandang disabilitas, lansia serta keluarga yang membutuhkan.


















