Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-PT Pertamina (Persero) kembali mengundang insan pers di seluruh Indonesia untuk ambil bagian dalam ajang Apresiasi Jurnalistik Pertamina (AJP) 2026. Mengusung tema “Energizing Innovation”, kompetisi tahunan ini menjadi ruang bagi para jurnalis untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas sekaligus memperkuat literasi publik mengenai energi dan kiprah Pertamina.
Sebagai bagian dari upaya menyebarluaskan informasi mengenai AJP 2026, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balongan menggelar sosialisasi bersama awak media wilayah liputan Kabupaten Indramayu dan Cirebon. Kegiatan tersebut berlangsung di Kuningan, Jawa Barat, pada 21–22 Agustus 2026.
Pjs. Area Manager Communication, Relation and CSR PT PPN RU Balongan, Abraham Lagaligo, mengatakan AJP 2026 tidak sekadar menjadi ajang penghargaan bagi karya jurnalistik terbaik, tetapi juga mengedepankan apresiasi berkelanjutan terhadap konsistensi, partisipasi, dan kontribusi insan pers.
“Kompetisi ini tidak hanya memberikan penghargaan atas karya jurnalistik terbaik, tetapi juga mengapresiasi konsistensi, partisipasi, dan kontribusi insan pers dalam meningkatkan literasi publik mengenai isu energi dan Pertamina dengan tetap menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik,” ujar Abraham.
Menurutnya, melalui tema “Energizing Innovation”, Pertamina mengajak insan pers mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari upaya mendukung swasembada energi nasional, bisnis rendah karbon, manfaat maupun dampak keberadaan Pertamina bagi masyarakat, hingga transformasi berkelanjutan, transparansi, dan integritas perusahaan.
Pada AJP 2026, para jurnalis juga diberikan ruang untuk mengeksplorasi berbagai sisi dari pilar bisnis dan non-bisnis yang dijalankan Pertamina. Setiap pilar topik memiliki empat kategori karya, yakni karya tulis untuk media cetak dan online, karya audio untuk radio dan digital broadcast, karya video untuk televisi, serta karya esai foto.
Tak hanya penghargaan, Pertamina juga menyiapkan kesempatan pengembangan kapasitas bagi para pemenang.
“Hadiah yang Pertamina siapkan juga menarik. Jurnalis dengan karya terbaik akan diberikan kesempatan mengikuti pelatihan guna meningkatkan keterampilannya di bidang jurnalistik,” ungkap Abraham.
Untuk mengikuti kompetisi tersebut, para jurnalis terlebih dahulu dapat mengisi formulir pendaftaran yang tersedia melalui kanal resmi Pertamina. Selanjutnya, karya jurnalistik yang telah dibuat dapat didaftarkan dengan mengirimkannya melalui alamat email ajp@pertamina.com sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Abraham juga memaparkan secara singkat mengenai proses bisnis Kilang Pertamina Balongan serta berbagai program tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia menyampaikan, Kilang Pertamina Balongan saat ini beroperasi secara normal dan optimal dengan kemampuan pengolahan hingga 150.000 barel per hari, guna mendukung pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri, khususnya wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
Abraham pun mengajak para jurnalis di wilayah Indramayu dan Cirebon untuk tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga melihat secara langsung berbagai kegiatan operasional maupun program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah kerja Kilang Pertamina Balongan.
Menurutnya, peliputan langsung di lapangan dapat memberikan perspektif yang lebih kuat bagi jurnalis dalam menghasilkan karya yang informatif, kritis, edukatif, dan memiliki nilai bagi masyarakat.
“Semoga melalui AJP 2026 ini, sinergitas Kilang Pertamina Balongan dengan jurnalis semakin kuat, dan karya yang dihasilkan oleh para jurnalis dapat memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat,” pungkas Abraham.
Dengan semangat “Energizing Innovation”, AJP 2026 diharapkan menjadi momentum bagi insan pers untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan mampu mengawal isu energi serta pembangunan berkelanjutan secara profesional.


















