banner 728x250

509 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik di Bitung, Semangat Juang Warnai Penutupan Dikmata Infanteri

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

 

Bitung, 4 Februari 2026 — Langkah tegap dan semangat juang mewarnai Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Rabu (4/2/2026).

banner 325x300

Upacara penutupan tersebut dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E., M.Si., selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, jabatan Komandan Upacara dipercayakan kepada Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin.

Dalam prosesi upacara, Brigjen TNI Yustinus membacakan amanat sekaligus memimpin pengambilan sumpah prajurit sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Momentum ini menandai berakhirnya pendidikan dasar keprajuritan bagi para siswa Dikmata sekaligus pengesahan mereka sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pangkat Prajurit Dua (Prada) kepada Dirga Refli Kakomole sebagai perwakilan lulusan.

Prada Dirga juga menerima simbol kelulusan dan dinobatkan sebagai prajurit dengan prestasi terbaik selama mengikuti pendidikan.

Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.IP., M.HI., M.Sc., menegaskan bahwa penutupan Dikmata merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan prajurit TNI AD.

“Upacara ini menandai berakhirnya pendidikan dasar keprajuritan sekaligus mengesahkan para siswa menjadi prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Prajurit Dua,” ujar Letkol Inf Ade.

Ia menjelaskan, para prajurit muda tersebut selanjutnya akan mengikuti pendidikan lanjutan sesuai kecabangan infanteri guna membentuk kemampuan tempur dasar.

“Pada tahap berikutnya, mereka akan menjalani pendidikan kejuruan infanteri hingga memperoleh kualifikasi Yudha Wastu Pramuka, yang ditandai dengan penyematan wing Yudha Wastu dan baret berlambang senapan silang,” jelasnya.

Menurutnya, pimpinan TNI AD juga memberikan perhatian khusus kepada prajurit berprestasi serta prajurit yatim piatu sebagai bentuk dukungan moril.
“Dukungan moril ini diharapkan menjadi pemicu semangat serta menjadi teladan bagi prajurit lainnya dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Diketahui, sebanyak 509 prajurit tamtama resmi dilantik dalam upacara penutupan Dikmata Infanteri TNI AD
Gelombang III tersebut.

Rasa bangga turut dirasakan keluarga prajurit, salah satunya disampaikan Ibu Meyske Andrys, orang tua dari lulusan terbaik Prada Dirga Refli Kakomole. Ia mengaku haru atas capaian putranya.

“Kami sangat bangga. Kelulusan ini menjadi harapan keluarga, sekaligus membuat Prada Dirga dapat melanjutkan pengabdian menggantikan peran ayahnya dan menjadi tulang punggung keluarga,” tuturnya.

Upacara penutupan ini turut dihadiri Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Wadanrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Richard Harison, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Asisten Kasdam dan Kepala Badan Pelaksana Kodam XIII/Merdeka, Liaison Officer TNI AU dan TNI AL, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIII/Merdeka Ny. Ati Yustinus, serta tamu undangan lainnya.

(Harto.U)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *