banner 728x250

TNI AL Kerahkan KRI Selar 879 Evakuasi Korban Kecelakaan KM Alisa di Perairan Pulau Talise

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

 

MINAHASA UTARA — TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII mengerahkan sejumlah unsur kapal dari Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII untuk melakukan evaluasi dan evakuasi korban kecelakaan kapal penumpang KM Alisa di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (6/2/2026).

banner 325x300

Penjabat Sementara (Pjs) Aster Dankodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Bambang N., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Saat kejadian, tinggi gelombang mencapai sekitar 0,5 hingga 1 meter disertai angin yang datang dari lambung kiri kapal.

  • “Gelombang menghantam lambung kiri kapal sebanyak tiga kali berturut-turut sehingga kanopi kapal tidak kuat dan patah.

Akibatnya, sejumlah penumpang terlempar ke laut,” ujar Kolonel Bambang.

Melihat kejadian tersebut, personel TNI AL yang berada di lokasi langsung melakukan tindakan penyelamatan.

Beberapa anggota TNI AL, termasuk Kolonel Bambang sendiri, terjun langsung ke laut untuk membantu warga yang jatuh ke perairan.

  • “Ombak cukup tinggi dan arus cukup kuat.
    Saya mengalami sendiri kondisi di laut saat itu. Tantangannya cukup besar,” tambahnya.

Selain berenang mendekati korban, proses penyelamatan juga memanfaatkan potongan kayu dan barang-barang yang hanyut sebagai alat bantu pelampung sementara. Kapal TNI AL yang berada di sekitar lokasi segera merapat untuk membantu proses evakuasi para korban ke atas kapal.

Sementara itu, Komandan KRI Selar 879, Mayor Laut (P) Dian Haris Susilo, S.S.T.Han., menjelaskan bahwa pihaknya menerima perintah operasi evakuasi pada Rabu (5/2/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

“Informasi kami terima dari atasan melalui Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla, yang diteruskan kepada Komandan Satrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Han., CRMP, untuk segera melaksanakan persiapan pelayaran dan operasi SAR,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Selar 879 dan KAL Patola VIII-27. Hingga Kamis pagi, tim berhasil mengevakuasi sebanyak 14 orang menggunakan KRI Selar 879, terdiri dari 4 warga sipil dan 10 personel Kodaeral VIII.

Salah satu korban sipil mengalami luka di bagian kepala dan segera dilarikan menggunakan ambulans Kodaeral VIII Bitung untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat di Bitung atau Manado.

“Untuk sementara, tidak ada laporan korban meninggal dunia,” tegas Mayor Dian.

TNI Angkatan Laut memastikan akan terus memantau kondisi di perairan Pulau Talise serta memberikan bantuan maksimal dalam rangka keselamatan dan kemanusiaan.

( Harto )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *