BOLTIM | Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pencegahan dini terhadap bencana lingkungan yang kerap terjadi di wilayah Sulawesi Utara.
Dalam himbauannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan demi masa depan generasi mendatang. Ia mengajak warga agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat merugikan. Karhutla menimbulkan kabut asap yang mencemari udara, mengganggu kesehatan masyarakat, serta merusak habitat satwa dan ekosistem.
Selain itu, pembakaran hutan dan lahan juga menyebabkan kerusakan kesuburan tanah serta membahayakan keselamatan harta benda dan nyawa. Kondisi ini dapat memicu kerugian ekonomi dan sosial yang luas apabila tidak segera dicegah. Polres Boltim berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan pengawasan di lapangan.
Kapolres mengingatkan bahwa tindakan membakar hutan dan lahan merupakan pelanggaran hukum yang berat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku dapat dikenai pidana penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp 15 miliar.
Masyarakat diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan atau melihat kebakaran hutan maupun lahan di wilayahnya. Pelaporan yang cepat diharapkan dapat membantu aparat menekan luasnya kebakaran dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Setiap warga juga diimbau untuk bersikap sadar, peduli, dan berani bertindak.
Kapolres menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan sebelum terlambat. Langkah konkret yang diminta adalah tidak membakar lahan, segera melapor jika melihat api, serta ikut serta dalam upaya pemadaman jika situasi memungkinkan dan aman.
Polres Boltim terus menggalakkan sosialisasi kepada masyarakat agar pemahaman tentang bahaya karhutla semakin luas. Kerja sama antara aparat, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga lingkungan.
Dengan semangat “Hutan Lestari, Hidup Sejahtera”, Kapolres berharap seluruh elemen masyarakat Boltim dapat bersatu menjaga hutan dan lahan agar tetap lestari. Upaya bersama ini diharapkan mampu melindungi lingkungan sekaligus menjamin kesejahteraan warga di masa depan.
Harto


















