Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Upaya mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat terus dilakukan Babinsa melalui komunikasi sosial (Komsos). Hal tersebut dilakukan Serka Endri saat melaksanakan Komsos bersama warga Desa Mundu, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi langsung untuk menyerap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui dialog yang berlangsung secara sederhana dan penuh keakraban, Babinsa mendorong warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Salah satu perhatian utama dalam Komsos tersebut adalah meningkatnya risiko kebakaran yang dapat mengancam permukiman. Warga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan berbagai potensi yang dapat memicu kebakaran.
Pencegahan dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Karena itu, warga diajak untuk saling mengingatkan, memastikan kondisi lingkungan tetap aman, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan bersama.
Selain membahas keamanan lingkungan, Serka Endri juga mengajak masyarakat mempertahankan kekompakan dan budaya gotong royong. Menurutnya, kebersamaan bukan hanya mampu meringankan pekerjaan, tetapi juga menjadi pondasi terciptanya lingkungan yang rukun, harmonis dan saling peduli.
Komsos tersebut sekaligus menjadi sarana bagi aparat untuk membantu mencari solusi maupun memberikan edukasi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Serka Endri selaku Babinsa, Kasma selaku lurah, serta Khaerudin dan Sardi sebagai warga Desa Mundu.
Melalui komunikasi yang dilakukan secara berkesinambungan, hubungan antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin erat. Kehadiran Babinsa di tengah warga bukan sekadar menjalankan tugas kewilayahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kekompakan, kepedulian dan semangat gotong royong, berbagai potensi persoalan dapat dicegah dan diselesaikan secara bersama-sama,” pungkasnya.
(Casinih)


















