Manado 24 Januari 2026, Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., melaksanakan press conference terkait penanganan kesalahpahaman antara oknum aparat TNI Angkatan Laut dengan warga sipil yang terjadi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud bertempat di Joglo Makodaeral VIII. Sabtu (24/1)
Dalam keterangannya, Dankodaeral VIII menyampaikan bahwa benar telah terjadi kesalahpahaman yang melibatkan lima oknum anggota TNI AL dari Lanal Melonguane dengan salah satu warga setempat pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 WITA di Pelabuhan Umum Melonguane. Kejadian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras, sehingga menyebabkan korban mengalami luka-luka dan situasi sempat tidak kondusif.
Dalam keterangannya, Dankodaeral VIII menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi serius dalam pembinaan personel. TNI AL berkomitmen untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta sikap humanis prajurit dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.
Dankodaeral VIII menegaskan bahwa TNI AL tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit. Aparat gabungan TNI–Polri telah bertindak cepat mengamankan situasi di lokasi kejadian, sementara oknum anggota TNI AL yang terlibat langsung telah diamankan oleh Detasemen Polisi Militer TNI Angkatan Laut untuk menjalani pemeriksaan intensif dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Lebih lanjut disampaikan bahwa saat ini situasi di Melonguane telah kembali kondusif. Komandan Lanal Melonguane telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban serta melaksanakan koordinasi dan mediasi dengan Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dankodaeral VIII menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban wilayah, seraya memastikan proses hukum dilaksanakan secara transparan dan profesional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wadan Kodaeral VIII, Asintel Dankodaeral VIII, Kadispen, Kadiskum dan Danpomal Kodaeral VIII.
(Harto)


















