banner 728x250

TNI AL KODAERAL VIII Gelar Latihan Bersama Kapal Perang Jepang di Perairan Laut Sulawesi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Bitung, Jumat, 27 Februari 2026 – Tiga unsur TNI Angkatan Laut (Kodaeral VIII) melaksanakan latihan bersama kapal perang Jepang di perairan Laut Sulawesi, Jumat (27/2/2026). Latihan ini digelar dalam rangka kunjungan kapal perang Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) ke Pelabuhan Bitung, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Dua kapal perang Jepang yang melakukan Goodwill Port Visit and Replenishment yakni JS Yamagiri dan JS Shiranui. Kedatangan kedua kapal tersebut disambut oleh unsur TNI AL sebelum memasuki area Pelabuhan Bitung.

banner 325x300

Komandan Kodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr. Opsla, melalui Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unsur laut dalam penyambutan tersebut.

  • “Di bawah Satrol Kodaeral VIII, kami mengirimkan satu KRI dan dua KAL, yaitu KRI Selar-879, KAL Patola, dan KAL Tedung Naga, untuk melaksanakan penyambutan sekaligus latihan taktis Passex sebelum masuk area Pelabuhan Bitung,” ujar Marvill kepada sejumlah media, Jumat sore.

Kolonel Laut (P) Marvill menjelaskan, Passex (Passing Exercise) merupakan latihan taktis terpadu yang dilaksanakan antara Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dengan unsur laut asing atau antar-unsur TNI AL saat berpapasan di laut.

  • “Latihan ini fokus pada peningkatan interoperabilitas, profesionalisme, komunikasi, dan manuver formasi guna menjaga kedaulatan serta stabilitas maritim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kolonel Laut (P) Marvill menambahkan, kunjungan kapal perang Jepang ke Bitung merupakan bagian dari hubungan bilateral yang rutin dilakukan kedua negara. “Kegiatan kunjungan ini memang rutin. Pada 2023, kapal perang Jepang juga pernah mengunjungi wilayah kemaritiman Kodaeral VIII,” katanya.

Selama Port Visit di Bitung, kedua kapal perang JMSDF dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda, di antaranya Courtesy Call, Cultural Tour, Ops Brief Goodwill Exercise, serta kegiatan tabur bunga di laut.

Selain itu, dalam rangkaian Passex, beberapa serial latihan juga digelar, termasuk Comm Established, Flaghoist Exercise, dan Pilotage, sebagai bagian dari peningkatan kesiapan operasional antar-unor TNI AL dan kapal perang asing.

Kehadiran unsur TNI AL dalam kunjungan kapal perang asing ini merupakan implementasi peran diplomasi TNI AL sekaligus wujud “sea presence” dalam menjaga keamanan dan stabilitas laut Indonesia.

Menurut jadwal, kegiatan kunjungan di Bitung berlangsung pada 28 Februari hingga 3 Maret 2026. Selama periode tersebut, kedua kapal perang JMSDF akan melaksanakan kegiatan seperti Ziarah di Tugu Jepang dengan tabur bunga, Cultural Tour, Courtesy Call, serta Ops Brief for Goodwill Exercise.

Latihan dan kunjungan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam menjaga kerja sama pertahanan maritim, memperkuat diplomasi, dan meningkatkan kemampuan operasional gabungan di wilayah perairan strategis Indonesia. Dengan langkah ini, TNI AL menunjukkan kesiapan dan profesionalisme dalam menjalankan peran strategisnya di Laut Sulawesi dan sekitarnya.

Harto

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *