banner 728x250
Berita  

Razia Miras di Kedokan Bunder Berhasil Amankan Ribuan Botol, Muncul Isu Mobil Box Sitaan Dilepas Oknum

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan 1447 H, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Indramayu berhasil mengamankan minuman keras (miras) berbagai jenis dalam razia yang digelar di wilayah Kedokan Bunder, Senin malam (9/3/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit mobil box yang membawa ribuan botol miras berbagai merek. Kendaraan tersebut diamankan setelah petugas mencurigai gerak-gerik sopir saat melintas di wilayah Kedokan Bunder.

banner 325x300

Menurut sumber internal, mobil box tersebut dihentikan oleh petugas karena dicurigai membawa barang ilegal. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah dus berisi minuman keras berbagai jenis seperti anggur merah, kolesom, bir, hingga minuman keras jenis AO.

“Awalnya kami curiga dengan gerak-gerik sopir mobil box, oleh karena itu kami hentikan. Setelah diperiksa ternyata benar ada miras di dalam mobil,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Jumat (13/3/2026).

Mobil box yang membawa miras tersebut diketahui datang dari arah Jatibarang. Berdasarkan pengakuan sopir, minuman keras tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Kedokan Bunder.

Setelah diamankan, mobil box beserta barang bukti kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Indramayu. Di lokasi tersebut, petugas sempat menurunkan beberapa botol miras sebagai sampel untuk memastikan jenis minuman yang ada di dalam dus-dus tersebut.

Sekitar 50 botol miras dari berbagai merek dilaporkan diturunkan oleh jajaran Seksi Pengembangan Kapasitas (PK) yang dipimpin oleh oknum berinisial N dan C untuk dilakukan pengecekan.

Namun, keberhasilan razia tersebut kini tercoreng oleh kabar yang beredar di internal bahwa mobil box berwarna putih dengan pelat nomor D yang sebelumnya diamankan bersama barang bukti miras diduga telah dilepas oleh oknum pejabat di lingkungan Satpol PP Indramayu.

“Malam Senin masih ada, tapi paginya mobil box warna putih yang bawa miras sudah tidak ada. Saya juga tidak tahu bagaimana bisa hilang,” ungkap sumber tersebut.

Sebelumnya, barang bukti miras tersebut dikabarkan akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, termasuk memproses pihak yang menjual maupun mengedarkan minuman keras karena melanggar peraturan daerah terkait peredaran miras.

Razia yang dilakukan malam itu tidak hanya menyasar tempat hiburan, namun juga depot-depot jamu serta kendaraan yang diduga membawa miras untuk diperjualbelikan.

Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penanggulangan penyakit masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama bulan Ramadan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Indramayu, Asep Afandi, saat dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait kabar tersebut belum memberikan tanggapan, meskipun ponsel selulernya dilaporkan dalam kondisi aktif.

banner 325x300
Penulis: Udin s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *