Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Bekerja di Kilang Pertamina merupakan sebuah kebanggaan karena menjadi garda terdepan dalam menjaga ketersediaan energi bagi negeri. Namun di balik peran strategis sebagai pejuang energi, para pekerja dituntut memiliki kedisiplinan tinggi dalam menerapkan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) guna memastikan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan tugas di lingkungan kilang yang memiliki risiko tinggi.
Sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan kerja, Fungsi HSSE Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) Balongan menggelar program Family Road to Refinery, sebuah kegiatan yang melibatkan keluarga pekerja agar pemahaman mengenai pentingnya keselamatan kerja tidak hanya dimiliki oleh pekerja, tetapi juga oleh pasangan dan anggota keluarga.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Rabu (9/6/2026) tersebut, sebanyak 40 istri pekerja Kilang Pertamina Balongan yang tergabung dalam Persatuan Wanita Patra (PWP) berkesempatan berkeliling area kilang untuk melihat secara langsung berbagai unit operasional Kilang Balongan. Mereka juga mengunjungi para suami yang sedang bertugas di Ruang Pusat Pengendali Kilang (RPPK) serta Control Room Unit Oil Movement.
Selain mengenal lingkungan kerja para pekerja, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai berbagai risiko yang mungkin terjadi di area kilang serta langkah-langkah mitigasi bahaya yang diterapkan guna menjaga keselamatan seluruh pekerja.
Manager HSSE RU Balongan, Moch. Arifin, menjelaskan bahwa Family Road to Refinery merupakan bagian dari program Safety Leadership Program (SLP) yang bertujuan menanamkan budaya HSSE dengan pendekatan yang lebih menyentuh sisi emosional dan keluarga.
“Harapannya, dengan kunjungan ke kilang ini para istri pekerja bisa memahami situasi area kerja para suami yang penuh risiko, sehingga dapat ikut mengingatkan agar para suami selalu mengutamakan aspek keselamatan kerja karena ada keluarga yang menunggu di rumah,” ujar Arifin.
Pada kesempatan yang sama, Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan bahwa keluarga, khususnya para istri, memiliki peran penting sebagai sumber semangat dan motivasi bagi para pekerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di Kilang Pertamina.
“Keberhasilan dan kelancaran operasional kilang tidak lepas dari doa serta dukungan keluarga yang senantiasa menyertai para pekerja dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Yulianto.
Sementara itu, Ketua PWP Tingkat Wilayah Pertamina Patra Niaga RU Balongan, Erlita Yulianto Triwibowo, mengaku terharu sekaligus bangga setelah melihat secara langsung kondisi kerja para pekerja kilang.
“Dari kunjungan ini kami menyadari ternyata tidak mudah bekerja di kilang. Para pekerja harus mengenakan coverall yang tebal, sepatu safety yang cukup berat, serta berbagai alat pelindung diri lainnya. Semua itu dijalani setiap hari di tengah cuaca panas dan lingkungan kerja yang penuh risiko. Kami bangga kepada seluruh pekerja Kilang Pertamina Balongan,” tuturnya.
Erlita menegaskan, Persatuan Wanita Patra (PWP) RU Balongan siap menjadi mitra dan agen kampanye keselamatan kerja dengan terus mengingatkan pentingnya penerapan aspek HSSE dalam setiap aktivitas pekerjaan.
Melalui program Family Road to Refinery ini, Kilang Pertamina Balongan menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan yang tidak hanya tumbuh di lingkungan kerja, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari keluarga, sehingga tercipta kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.


















