BITUNG, Sulut – 30 April 2026 – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus dibuktikan secara nyata, khususnya bagi warga pesisir dan pulau-pulau terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.
Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara kembali menggelar kegiatan sosial kemanusiaan melalui program Klinik Terapung, yakni pelayanan kesehatan gratis yang langsung menjangkau masyarakat di wilayah perairan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di atas kapal SPOB ALVINA, di perairan Selat Lembeh, Kamis (30 April 2026). Program ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Klinik Terapung sendiri merupakan program nasional yang telah dicanangkan sejak tahun 2023 pada masa kepemimpinan Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran saat menjabat sebagai Kabaharkam Polri. Program ini bertujuan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah terluar Indonesia.
Di Sulawesi Utara, program tersebut terus diperkuat di bawah kepemimpinan Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., yang dikenal aktif mendorong peran humanis Polri di tengah masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Ipda Suleman Salino, S.H., dengan dukungan tim medis serta personel gabungan menggunakan Kapal Polisi tipe XV-2003 yang dikomandani Brigpol Hany Wantaniah bersama tiga ABK.
Melalui fasilitas kapal polisi, tim dapat menjangkau desa-desa pesisir untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pembagian obat-obatan, hingga edukasi kesehatan secara langsung dan gratis kepada masyarakat.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Bagi masyarakat yang tinggal di pulau kecil, akses menuju fasilitas kesehatan kerap membutuhkan waktu dan biaya besar. Kehadiran Klinik Terapung menjadi solusi nyata yang sangat membantu dan dirasakan manfaatnya secara langsung.
Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk konkret kehadiran negara melalui Polri.
“Klinik Terapung ini merupakan program unggulan untuk menjangkau saudara-saudara kita di wilayah pesisir dan pulau terpencil agar tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin Polri hadir dengan hati. Cukup di dermaga atau pinggir pantai, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus ke kota,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, pihaknya berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan serupa di berbagai wilayah yang membutuhkan, agar tidak ada masyarakat yang terlewat dari perhatian dan pelayanan kami,” tutupnya.
Harto


















