banner 728x250
Berita  

30,4 Ton Sampah Dialihkan Jadi Manfaat, WIRALODRA Kilang Balongan Raih ISRA 2026

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan dalam menjalankan bisnis yang berwawasan lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kembali mendapat apresiasi bergengsi. Melalui program Community Development & Involvement (CID) WIRALODRA (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah), Kilang Balongan berhasil meraih Indonesia Social Responsibility Awards (ISRA) 2026 dengan peringkat Silver untuk kategori Economic Empowerment.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Officer I CSR & SMEPP Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, dalam acara yang digelar di Swiss-Belhotel Solo, Jumat (7/8/2026).

banner 325x300

Program WIRALODRA merupakan salah satu bentuk komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang dirancang untuk menjawab persoalan sampah sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Ring 1 operasional Kilang Balongan.

Program yang telah berjalan sejak 2021 di Desa Balongan, Kecamatan Balongan, tersebut mendorong masyarakat untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi melalui pendekatan ekonomi sirkular.

Selain mengurangi penumpukan sampah, WIRALODRA juga bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat, menciptakan sumber pendapatan baru, serta menghilangkan kebiasaan membakar sampah yang berpotensi membahayakan lingkungan maupun fasilitas yang mudah terbakar di sekitar wilayah operasional Pertamina Group.

Dalam pelaksanaannya, WIRALODRA memiliki kapasitas pengolahan sampah organik hingga 80 kilogram per hari dan sampah anorganik mencapai 100 kilogram per bulan. Program tersebut mampu mengalihkan sekitar 30,4 ton sampah per tahun dari praktik pembuangan dan pembakaran menuju proses pengelolaan yang lebih produktif.

Sejak 2021, sampah plastik sebanyak 100–200 kilogram per bulan diolah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti plakat, gantungan kunci, furnitur, kotak tisu, jam, tempat sampah, serta produk kreatif lainnya.

Sementara itu, pengolahan sampah organik dilakukan melalui budidaya maggot. Sekitar 80–100 kilogram sampah organik per minggu dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan atau vitamin bagi 120 ekor ayam petelur. Dari kegiatan tersebut, kelompok mampu menghasilkan sekitar 7 kilogram telur per hari atau setara dengan nilai ekonomi sekitar Rp210.000 per hari.

Pengembangan ekonomi sirkular tersebut terus menunjukkan hasil positif. Pada 2025, aktivitas WIRALODRA berhasil menghasilkan nilai ekonomi mencapai Rp274.149.746 dari berbagai produk dan unit usaha kelompok.

Lebih dari sekadar mengelola sampah, WIRALODRA kini berkembang menjadi pusat pembelajaran pengelolaan sampah yang dimanfaatkan oleh berbagai pihak, mulai dari Kementerian Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, perguruan tinggi, SLBN Mutiara Hati, SMKN 1 Balongan, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dampak program juga dirasakan melalui meningkatnya keterampilan teknis masyarakat, kapasitas kewirausahaan, diversifikasi usaha, serta terbentuknya Kelompok WIRALODRA sebagai penggerak ekonomi sirkular berbasis masyarakat.

Melalui program tersebut, persoalan sampah tidak lagi semata-mata dipandang sebagai masalah lingkungan, tetapi berhasil diubah menjadi peluang ekonomi sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Executive General Manager RU Balongan, Yulianto Triwibowo, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih Kilang Balongan.

“Raihan penghargaan ini merupakan wujud pengakuan dan apresiasi untuk hasil kerja keras bersama dan peran serta Kilang Balongan yang berkolaborasi dengan berbagai pihak. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata,” ungkap Yulianto.

Penghargaan ISRA 2026 tersebut sekaligus menambah rekam jejak positif Kilang Pertamina Balongan dalam menjalankan program keberlanjutan. Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal menjadi bagian penting dari upaya perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dengan keberhasilan WIRALODRA mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, Kilang Balongan semakin mengukuhkan komitmennya sebagai perusahaan pengolah minyak dan gas yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *