banner 728x250
Berita  

DPC PERPADI Indramayu Periode 2023–2028 Resmi Dilantik, Dorong Hilirisasi dan Modernisasi Penggilingan Padi

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) Kabupaten Indramayu masa bakti 2023–2028 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Birubhi Cafe and Resto, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah terkait, hingga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indramayu.

banner 325x300

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD PERPADI Provinsi Jawa Barat yang diwakili Ketua III Bidang Organisasi DPD PERPADI Jawa Barat, H. Fuad.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menegaskan bahwa keberadaan PERPADI memiliki peran strategis dalam memperkuat sektor perberasan, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.

Menurutnya, sebagai salah satu daerah lumbung pangan, Indramayu tidak boleh hanya berperan sebagai pemasok bahan mentah. Hasil pertanian harus mampu diolah dan dikembangkan di daerah sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Jangan sampai daerah yang menjadi salah satu lumbung pangan hanya menjadi pemasok bahan mentah,” katanya.

“Kita harus mampu mengembangkan hilirisasi sektor perberasan, sehingga gabah yang dihasilkan petani dapat diolah secara optimal di daerah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Indramayu,” tambahnya.

Syaefudin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap memperkuat sinergi dengan PERPADI dalam mendorong industri penggilingan padi yang modern, efisien, dan memiliki daya saing.

Di sisi lain, menurutnya, peningkatan kesejahteraan petani dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat juga harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting dalam membangun ekosistem perberasan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua III Bidang Organisasi DPD PERPADI Jawa Barat, H. Fuad, mendorong jajaran PERPADI Indramayu untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, petani, masyarakat, serta Perum BULOG.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor tersebut diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki pengelolaan pascapanen, sekaligus memperkuat penyerapan hasil produksi petani.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PERPADI Indramayu, Oktavian Gatra Barbehen Sagala, menegaskan bahwa PERPADI tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha penggilingan padi dan beras. Organisasi tersebut juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung stabilitas pasokan pangan.

Gatra juga mendorong modernisasi teknologi penggilingan padi melalui revitalisasi Rice Milling Unit (RMU). Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan kehilangan hasil panen, meningkatkan efisiensi pengolahan, serta menghasilkan beras berkualitas yang mampu bersaing di pasar.

“Modernisasi penggilingan padi harus menjadi perhatian bersama agar hasil produksi petani dapat diolah secara optimal dan memberikan nilai tambah,” ujarnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2023–2028, DPC PERPADI Kabupaten Indramayu diharapkan semakin aktif menjalankan peran strategisnya sebagai mitra pemerintah.

Kolaborasi yang kuat diharapkan mampu mendorong hilirisasi sektor perberasan, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperkuat kesejahteraan petani dan pelaku usaha, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *