banner 728x250
Berita  

Wabup Syaefudin Hadiri Santunan Anak Yatim di Eretan Wetan, Dorong Seni Jadi Gerakan Sosial

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com– Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menghadiri kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim yang diselenggarakan Sanggar Seni Tarling Intan Sanjaya di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap anak-anak yatim. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial serta nilai-nilai keagamaan.

banner 325x300

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Syaefudin mengapresiasi Sanggar Seni Tarling Intan Sanjaya yang telah menginisiasi kegiatan santunan. Menurutnya, keberadaan sanggar seni tidak hanya berperan dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Seni bukan hanya tentang kreativitas dan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Syaefudin.

Ia mengatakan, kegiatan santunan anak yatim juga sejalan dengan semangat Indramayu REANG, khususnya dalam membangun kepedulian dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sejalan dengan semangat Indramayu REANG. Nilai religius diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, sementara semangat gotong royong hadir dalam kebersamaan membantu mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Syaefudin mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian sosial di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Indramayu.

“Mari jadikan Eretan Wetan sebagai contoh bahwa dengan bersatu, bergotong royong, dan saling peduli, kita dapat menghadirkan banyak kebaikan bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Syaefudin menegaskan bahwa anak-anak yatim merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat Indramayu yang harus mendapatkan perhatian dan kasih sayang. Mereka juga berhak memperoleh pendidikan serta kesempatan yang sama untuk membangun masa depan.

“Anak-anak yatim tidak berjalan sendirian. Mereka adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Indramayu yang harus kita jaga, kita perhatikan, dan kita dukung agar dapat meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan santunan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial sekaligus melestarikan seni dan budaya lokal sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Indramayu.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *