banner 728x250

Diuji dalam 6 Menit, Begini Ketangguhan Fire Fighter Kilang Balongan Hadapi Simulasi Darurat

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Apa yang terjadi jika seorang pemadam kebakaran harus berpacu dengan waktu, membawa peralatan, mengevakuasi korban, menarik selang, hingga memadamkan api dalam satu rangkaian tugas? Kondisi tersebut menjadi bagian dari Agility Test Fireman/Fire Brigade yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan untuk menguji kesiapan para personel fire fighter dalam menghadapi kondisi darurat.

Kegiatan yang digelar melalui kolaborasi bagian Emergency and Insurance dan bagian Health dari fungsi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) tersebut berlangsung selama dua hari, 3–4 Oktober 2026, di Lapangan GOR Komplek Perumahan Pertamina Bumi Patra, Indramayu, Jawa Barat.

banner 325x300

Agility Test Fireman menjadi salah satu upaya perusahaan untuk melatih sekaligus meningkatkan kekuatan dan ketahanan fisik personel pemadam kebakaran. Tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, para fire fighter juga dituntut mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional ketika menghadapi situasi darurat.

Manager HSSE Kilang Balongan, Moch. Arifin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menguji kesiapsiagaan, kebugaran fisik, serta profesionalisme tim pemadam kebakaran dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi darurat di lingkungan kilang.

Menurut Arifin, pola latihan dirancang menyerupai situasi penanganan insiden yang sebenarnya. Melalui simulasi tersebut, para fireman diharapkan semakin memahami tahapan penanganan keadaan darurat, mulai dari penyelamatan korban hingga tindakan pemadaman kebakaran menggunakan peralatan yang telah disediakan perusahaan.

“Fireman adalah garda terdepan apabila terjadi kondisi darurat, sehingga sudah sepatutnya memiliki fisik yang kuat. Namun, tindakan yang dilakukan juga harus tepat, makanya harus terlatih dengan baik,” terang Arifin.

Dalam Agility Test tersebut, para peserta harus melewati sejumlah tahapan yang membutuhkan kekuatan, ketahanan, kecepatan, dan koordinasi. Rangkaian diawali dengan Stair Climb, yakni naik dan turun tangga, kemudian membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di ketinggian.

Selanjutnya, peserta menghadapi tahapan Rescue Drag berupa simulasi evakuasi korban, dilanjutkan Hose Drag atau menarik selang pemadam. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan aksi pemadaman kebakaran.

Yang menjadi tantangan, setiap peserta harus mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian tersebut dalam waktu maksimal enam menit.

Secara terpisah, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga, Andromedo Cahyo Purnomo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Agility Test Fireman merupakan bentuk komitmen Pertamina, khususnya Kilang Balongan, dalam menjaga aspek keselamatan sekaligus mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Menurut Andromedo, keselamatan seluruh pekerja harus menjadi prioritas utama. Karena itu, keberadaan fire fighter yang tangguh, terlatih, dan memiliki kesiapsiagaan tinggi menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

“Melalui tes ini, keselamatan setiap pekerja harus menjadi prioritas utama, sehingga dibutuhkan Fire Fighter yang tangguh. Terlebih kilang minyak merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dengan risiko tinggi, sehingga keandalan tim pemadam kebakaran menjadi kunci utama agar operasional perusahaan tetap berjalan secara aman dan andal tanpa gangguan,” ungkap Andromedo.

Pelaksanaan Agility Test Fireman Kilang Balongan berlangsung dengan lancar. Meski rangkaian latihan cukup berat dan menguras tenaga, seluruh personel fire fighter mampu menyelesaikan pengujian dengan kondisi kesehatan yang tetap terpantau stabil.

Tidak terdapat personel yang mengalami cedera selama kegiatan berlangsung. Pelaksanaan latihan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kilang Balongan dalam memastikan kesiapan personel pemadam kebakaran, sehingga mampu memberikan respons cepat, tepat, dan profesional apabila sewaktu-waktu menghadapi kondisi darurat di lingkungan operasional kilang.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *