banner 728x250

Pepunden Dharma Ayu Nagari, Panggung Budaya Semarakkan Hari Jadi Indramayu ke-499

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com- Semarak peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu semakin terasa melalui Pagelaran Seni dan Budaya Pepunden Dharma Ayu Nagari yang berlangsung meriah di Alun-Alun Indramayu, Rabu (7/10/2026) malam.

Pagelaran tersebut dihadiri langsung Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama sejumlah kepala perangkat daerah. Kegiatan digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkolaborasi dengan Dewan Kesenian Indramayu, Duta Seni Indramayu, serta L-Musentra.

banner 325x300

Mengusung semangat pelestarian budaya, Pepunden Dharma Ayu Nagari tidak sekadar menjadi tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan kembali jejak sejarah dan kekayaan tradisi yang tumbuh di Bumi Wiralodra.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, seniman, budayawan, komunitas seni, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pagelaran tersebut.

Menurutnya, kegiatan seni dan budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus mengenalkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

“Pepunden Dharma Ayu Nagari diharapkan menjadi ruang untuk merawat ingatan sejarah, memperkuat jati diri dan kebanggaan masyarakat terhadap budaya Indramayu, sekaligus menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ujar Lucky.

Beragam pertunjukan seni ditampilkan dalam pagelaran tersebut. Mulai dari angklung, jaipong Waledan, tari Serimpi, hingga kisah pertapaan Raden Arya Wiralodra. Penampilan berokan dan berbagai kesenian rakyat lainnya turut menghidupkan suasana Alun-Alun Indramayu.

Sejumlah karya budaya Indramayu yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) juga menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan. Kehadiran berbagai kesenian tersebut menjadi gambaran betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Indramayu.

Lucky Hakim mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan mengembangkan warisan budaya daerah. Menurutnya, pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah sehingga kemajuan tidak menghilangkan akar sejarah dan identitas masyarakat.

Ia juga berharap semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat dalam mewujudkan Indramayu yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera.

“Budaya adalah identitas yang harus kita jaga bersama. Semoga Pepunden Dharma Ayu Nagari menjadi kebanggaan masyarakat Indramayu dan mampu menginspirasi generasi muda untuk semakin mencintai serta melestarikan budaya daerah,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara. Warga dari berbagai kalangan memadati area Alun-Alun Indramayu untuk menyaksikan pertunjukan seni yang dikemas dalam suasana meriah namun tetap sarat nilai sejarah dan budaya.

Salah satunya Viviana Maulidia, warga Kelurahan Margadadi. Ia mengaku senang dapat menyaksikan secara langsung pagelaran tersebut.

“Saya sangat antusias malam ini karena bisa menyaksikan pagelaran seni dan budaya. Pertunjukannya menarik dan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya Indramayu,” kata Viviana.

Pagelaran Pepunden Dharma Ayu Nagari pun menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu. Di tengah derasnya perkembangan zaman, panggung budaya tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari sejarah, tradisi, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *