BITUNG, Pikiran rakyat nusantara.com | Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung memperketat pengamanan di kawasan Pelabuhan Samudera Bitung, Sulawesi Utara, seiring kedatangan kapal-kapal negara peserta Regional Marine Pollution Exercise (MARPOLEX) 2026, Kamis (8/10/2026).
Regional MARPOLEX 2026 merupakan latihan bersama penanganan pencemaran laut tingkat regional yang dijadwalkan berlangsung pada 8–12 Oktober 2026 di perairan Manado-Bitung. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait serta unsur penjaga pantai dari negara peserta.
Pengamanan diperkuat setelah sejumlah kapal negara peserta mulai tiba dan merapat di Dermaga Pelabuhan Samudera Bitung. Kapal yang hadir di antaranya BRP Gabriela Silang (OPV-8301) dan BRP Tubbataha (MRRV-4401) dari Philippine Coast Guard, kapal Japan Coast Guard, serta KN Sarotama milik Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Indonesia.
Kapolsek KPS Bitung IPTU Nicky Walukow Rico Winerungan mengatakan, personel telah disiagakan pada sejumlah titik di kawasan pelabuhan untuk mendukung keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut.
“Kami siagakan personel untuk pengamanan kedatangan delegasi Regional MARPOLEX 2026. Semua akses pelabuhan kami sterilkan agar kegiatan internasional ini berjalan aman dan lancar,” ujar IPTU Nicky.
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan stakeholder pelabuhan serta instansi terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, baik selama proses kedatangan maupun keberangkatan para delegasi dan kapal peserta.
Kedatangan kapal dan delegasi Regional MARPOLEX 2026 turut disambut Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama Rear Admiral Meniado dari Philippine Coast Guard, Captain Kyoko Ono dari Japan Coast Guard, serta Dr. Triono dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
Selama pelaksanaan Regional MARPOLEX 2026, sejumlah agenda latihan bersama dijadwalkan berlangsung, antara lain pencarian dan pertolongan atau joint exercise SAR, penanganan kebakaran (fire fighting), serta operasi penanggulangan tumpahan minyak (oil spill response operations). Polsek KPS Bitung memastikan pengamanan di kawasan pelabuhan terus dilakukan secara optimal hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada 12 Oktober 2026.
Harto


















