Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Siapa sangka, sampah plastik yang selama ini kerap dianggap sebagai persoalan lingkungan dapat disulap menjadi produk bernilai ekonomi dengan tampilan menarik. Inovasi tersebut menjadi salah satu daya tarik stand Teras Balongan dalam Pameran Pembangunan memperingati Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499.
Melalui PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan, berbagai produk kreatif hasil karya masyarakat binaan Program Community Involvement and Development (CID) WIRALODRA (Wilayah Masyarakat Pengelola Daur Ulang Sampah) diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Kehadiran produk-produk tersebut bukan sekadar memeriahkan pameran tahunan Kabupaten Indramayu, tetapi juga memperlihatkan bagaimana inovasi dan pendampingan masyarakat dapat mengubah limbah menjadi barang yang memiliki fungsi, nilai estetika, serta potensi ekonomi.
Beragam hasil olahan sampah organik maupun anorganik dipromosikan melalui Teras Balongan, wadah pemasaran UMKM binaan Pertamina. Salah satu yang mencuri perhatian adalah karya kelompok WIRALODRA Balongan di bawah kepemimpinan Matori, selaku ketua kelompok sekaligus Local Hero.
Bersama anggota kelompoknya, Matori mengolah sampah plastik menjadi papan pres daur ulang hingga beragam produk jadi, mulai dari plakat penghargaan, gantungan kunci, jam dinding artistik, hingga meja dan kursi berbahan limbah plastik.
Produk-produk tersebut memperlihatkan bahwa sampah tidak selalu berakhir menjadi tumpukan yang mencemari lingkungan. Dengan pengolahan dan kreativitas, material bekas dapat memperoleh fungsi baru sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Tak berhenti pada produk yang dipamerkan, Matori juga memperkenalkan sejumlah inovasi lain kepada pengunjung, di antaranya PERISALTIK (Produk Olahan Hasil Solidifikasi Sampah Plastik), pupuk kompos organik, serta produk turunan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Meski belum ditampilkan secara langsung, inovasi tersebut turut menjadi bahan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Balongan, Andromedo Cahyono, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam Pameran Pembangunan merupakan bentuk komitmen untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong perekonomian dan meningkatkan kepedulian lingkungan masyarakat Indramayu.
“Momentum Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-499 menjadi ajang yang sangat berharga bagi kami untuk memperlihatkan karya nyata masyarakat binaan. Berkolaborasi dengan mitra binaan kami Teras Balongan, kami memboyong produk-produk unggulan dari Program CID WIRALODRA untuk membuktikan bahwa sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan potensi ekonomi jika dikelola dengan inovasi dan kepedulian,” ujar Andromedo.
Ia menjelaskan, Program WIRALODRA tidak hanya berfokus pada peningkatan nilai ekonomi limbah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menangani sampah.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan mulai meninggalkan kebiasaan membuang atau membakar sampah dan beralih pada budaya memilah, mendaur ulang, serta memanfaatkan limbah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Antusiasme pengunjung turut mewarnai pameran tahun ini. Stand Teras Balongan ramai didatangi masyarakat, pemuda, pelajar sekolah dasar hingga menengah atas, serta mahasiswa yang tertarik melihat langsung hasil kreativitas kelompok WIRALODRA.
Kerapian pengerjaan, fungsi produk, dan nilai estetika menjadi daya tarik tersendiri. Produk yang berasal dari bahan bekas tersebut bahkan mampu tampil sebagai barang kreatif yang layak digunakan dan berpotensi dipasarkan.
Nova (32), salah seorang pengunjung asal Kecamatan Sindang, mengaku terkejut melihat hasil pengolahan sampah plastik yang dipamerkan.
“Kaget banget begitu tahu barang-barang cantik ini dibuat dari sampah daur ulang plastik dan limbah lingkungan. Finishing-nya rapi sekali dan nggak kelihatan kalau ini dari bahan bekas. Konsep stand Teras Balongan ini keren banget, menginspirasi kita untuk lebih peduli memilah sampah di rumah,” tutur Nova.
Partisipasi WIRALODRA dalam Pameran Pembangunan Hari Jadi Indramayu ke-499 sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk inovatif masyarakat binaan. Lebih dari itu, kegiatan ini membawa pesan bahwa pengelolaan sampah dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui program CID atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Pertamina Patra Niaga RU Balongan terus mendorong upaya pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta pelestarian lingkungan.
Inovasi WIRALODRA menjadi gambaran bahwa ketika sampah dikelola dengan tepat, persoalan lingkungan dapat membuka peluang ekonomi. Dari limbah plastik, lahir karya kreatif yang bukan hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk memulai perubahan dari rumah sendiri.


















