banner 728x250
Berita  

Puluhan Sound Horeg dan Ogoh-Ogoh Gegerkan Unjungan Buyut Gading 2026,Berikut Ulasannya

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Tradisi Haul Unjungan Buyut Gading 2026 di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Rabu (21/10/2026), berlangsung meriah. Sebanyak 28 sound horeg dan arak-arakan ogoh-ogoh dari berbagai blok Desa Gadingan dan Desa Mekar Gading menjadi magnet perhatian masyarakat dalam perhelatan budaya tahunan tersebut.

Kemeriahan ini bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi warga. Di balik dentuman sound horeg dan semarak arak-arakan ogoh-ogoh, tersimpan semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

banner 325x300

Rangkaian arak-arakan melintasi sejumlah wilayah, mulai dari Desa Gadingan, Mekar Gading, Desa Sliyeg, Majasih, hingga Majasari. Rute tersebut menjadi bagian dari tradisi yang kembali digelar dengan melibatkan peserta dari berbagai blok serta antusiasme masyarakat di sepanjang perjalanan.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Gadingan beserta pamong desa, Kepala Desa Mekar Gading beserta pamong, seluruh panitia, masyarakat, serta tim juri dari tingkat Kabupaten Indramayu.

Sebelum kegiatan dimulai, acara diawali dengan doa bersama. Selanjutnya, pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala Desa Gadingan bersama Kepala Desa Mekar Gading sebagai tanda dimulainya rangkaian Haul Unjungan Buyut Gading 2026.

Di tengah kemeriahan yang melibatkan puluhan sound horeg dan arak-arakan ogoh-ogoh, Ketua Panitia Haul Mbah Buyut Gading, Darsono, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, aman, dan terkendali.

Saat ditemui awak media di lokasi kegiatan, Darsono mengungkapkan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dan rute arak-arakan masih menggunakan jalur seperti tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, semua sudah siap dan semoga berjalan lancar, aman, dan terkendali. Untuk rute tetap seperti tahun kemarin. Harapan kami, semua saling menjaga keamanan dan ketertiban dalam acara ini,” pungkasnya.rabu 21/10/2026

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kemeriahan sebuah tradisi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab bersama. Panitia, peserta, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan saling bersinergi untuk menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan, serta menghormati kenyamanan warga di sepanjang rute.

Haul Unjungan Buyut Gading memiliki makna lebih dari sekadar perayaan tahunan. Tradisi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, merawat warisan budaya, dan memperkuat hubungan sosial antardesa.

Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlangsungan tradisi lokal agar tidak tergerus perubahan zaman.

Namun, besarnya antusiasme dan kemeriahan acara perlu diimbangi kedisiplinan seluruh peserta. Ketertiban arak-arakan, keselamatan pengguna jalan, serta kepedulian terhadap lingkungan harus tetap menjadi perhatian bersama.

Haul Unjungan Buyut Gading 2026 pun menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat Gadingan dan Mekar Gading dalam merawat tradisi. Harapannya, kemeriahan yang tercipta tidak hanya meninggalkan kesan bagi warga, tetapi juga memperkokoh persaudaraan dan menjaga warisan leluhur tetap lestari di Kabupaten Indramayu.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *