Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Pondok Pesantren Kampus Hijau Darul Ma’arif, Jalan Raya Kaplongan Nomor 28, Desa Kaplongan Lor, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Kamis (22/10/2026).
Mengusung moto “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini diikuti sekitar 20.000 peserta dari kalangan santri, lembaga pendidikan Islam, serta masyarakat. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai keagamaan, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Upacara dihadiri Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., serta Ketua Pembina Yayasan Darul Ma’arif, KH. Dedi Wahidi. Hadir pula sejumlah unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam.
Gubernur Jawa Barat diwakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si. Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi diwakili Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han.
Kapolda Jawa Barat diwakili Wadirbinmas Polda Jabar, AKBP Ade Hermanto, S.H., S.I.K., M.M. Adapun Bupati Indramayu diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Drs. Aan Hendrajana, M.Si.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Hj. Nurhayati; Wakapolres Indramayu, Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR; perwakilan Kejaksaan Negeri Indramayu, Rachdityo Pandu Wardhana, S.H., M.H., selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Umum; serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag.
Sejumlah tokoh agama dan pejabat lainnya juga hadir, di antaranya Ketua PCNU Kabupaten Indramayu, KH. M. Mustofa; Ketua Umum MUI Kabupaten Indramayu, KH. Ahmad Syaerozi Bilal; Kabag Kesra Kabupaten Indramayu, Jafar Abdulah, S.H., M.H.; Camat Karangampel, Dinar Novikasari, S.STP., M.Si.; Danramil 1608/Karangampel, Kapten Arh Herry Subianto; Kapolsek Karangampel, AKP Maryudi, S.H.; serta Ketua Yayasan Darul Ma’arif, Arsyad Hariri.
Menghidupkan Semangat Resolusi Jihad dan Cinta Tanah Air
Rangkaian upacara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan selawat Nabi, serta laporan upacara. Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Suasana semakin bermakna saat naskah Resolusi Jihad dan Ikrar Santri dibacakan. Kedua momentum tersebut mengingatkan kembali pada peran historis ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian amanat, menyanyikan lagu nasional “Mars Santri” dan “Syubbanul Wathon”, pembacaan doa, serta penutupan.
Peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan juga sarana memperkuat kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Semangat perjuangan para ulama dan santri diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi masa kini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, menjaga akhlak, serta mengambil bagian dalam pembangunan nasional.
Memperkuat Persatuan dan Karakter Generasi Bangsa
Pelaksanaan HSN 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Indramayu memiliki sejumlah tujuan penting. Di antaranya menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air di kalangan santri serta masyarakat luas.
Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat karakter religius dan moral bangsa melalui nilai-nilai Islam yang moderat, toleran, dan berakhlakul karimah. Semangat persaudaraan dan persatuan umat juga menjadi bagian penting, khususnya dalam membangun hubungan harmonis antara santri, lembaga pendidikan Islam, dan masyarakat.
Melalui peringatan ini, santri diharapkan tidak hanya menjadi generasi yang kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menjawab tantangan zaman melalui pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Kampus Hijau Darul Ma’arif menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga nilai keislaman, merawat kebinekaan, memperkuat persatuan, dan mewujudkan Indonesia yang maju serta berkarakter.
Santri diharapkan terus hadir sebagai bagian penting dari perjalanan bangsa, membawa nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan sekaligus semangat kebangsaan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.


















