banner 728x250

SDN 3 Segeran Raih Predikat Adiwiyata Kabupaten 2026, Hj. Ida Jubaedah: Dari Sekolah Bersih Menuju Prestasi Nasional

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?
banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Kebanggaan besar menyelimuti keluarga besar UPTD SDN 3 Segeran, Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Di bawah kepemimpinan Hj. Ida Jubaedah, S.Pd, sekolah tersebut resmi menyandang Predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada sekolah yang berhasil menerapkan budaya peduli dan berbudaya lingkungan secara berkelanjutan.

Prestasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala UPTD SDN 3 Segeran, Hj. Ida Jubaedah, S.Pd, di sela-sela kegiatan Pelepasan Siswa Kelas VI dan Kenaikan Kelas I-V Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di halaman sekolah, Rabu (24/6/2026).

banner 325x300

Dalam kesempatan itu, Hj. Ida mengungkapkan bahwa keberhasilan SDN 3 Segeran tidak hanya diukur dari aspek akademik, tetapi juga dari pengembangan karakter dan keterampilan siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

“SDN 3 Segeran memiliki berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni tari, seni suara, serta pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Kauni yang memadukan kemampuan membaca Al-Qur’an, memahami terjemahan, serta gerakan kinestetik. Program ini saya bimbing langsung sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter peserta didik,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan meraih Adiwiyata Kabupaten merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah. Sinergi antara kepala sekolah, dewan guru, siswa, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun budaya peduli lingkungan di sekolah.

“Alhamdulillah, ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkembang. Kami memiliki Bank Sampah Segeran Berseri dan secara rutin melaksanakan kegiatan Jumat Bersih (Jumsih). Anak-anak sudah terbiasa memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sejak dini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hj. Ida menjelaskan bahwa program Adiwiyata di SDN 3 Segeran dibangun melalui empat pilar utama, yakni kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), kegiatan partisipatif berbasis lingkungan, serta penyediaan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan.

Berbagai langkah nyata tersebut menjadi fondasi penting yang mengantarkan SDN 3 Segeran meraih predikat Adiwiyata Kabupaten. Tak berhenti di sana, sekolah ini telah menyiapkan target yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.

“Kami akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas program lingkungan. Setelah Adiwiyata Kabupaten, target berikutnya adalah Adiwiyata Provinsi hingga Adiwiyata Nasional,” tegasnya optimistis.

Pada kesempatan yang sama, Hj. Ida juga menyampaikan pesan khusus kepada para siswa kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan dasar. Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak 18 siswa-siswi dinyatakan lulus dari SDN 3 Segeran.

Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik SMP, MTs maupun sekolah sederajat lainnya.

“Anak-anak harus terus belajar dan mengejar cita-cita. Jadilah generasi yang berprestasi sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan rumah dan masyarakat. Apa yang telah dipelajari di sekolah, terutama tentang kepedulian terhadap lingkungan, harus terus diterapkan di mana pun berada,” pesannya.

Prestasi Adiwiyata yang diraih SDN 3 Segeran menjadi bukti bahwa sekolah di pedesaan pun mampu tampil sebagai pelopor pendidikan lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan kepedulian terhadap alam, SDN 3 Segeran kini melangkah mantap menuju cita-cita yang lebih tinggi, mengharumkan nama Kecamatan Juntinyuat dan Kabupaten Indramayu di tingkat yang lebih luas.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *