banner 728x250

Kapolres Indramayu Rangkul IKAMA, Pesan Jaga Adat dan Harmoni Jadi Sorotan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga keharmonisan antara masyarakat pendatang dan warga lokal terus dilakukan di Kabupaten Indramayu. Salah satunya melalui pertemuan Kapolres Indramayu bersama Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kabupaten Indramayu yang digelar di Kompleks Pondok Pesantren Al Muminien, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener, Sabtu (26/9/2026).

Silaturahmi tersebut dihadiri sekitar 330 peserta, terdiri dari jajaran Polres Indramayu, pengurus IKAMA, unsur TNI, tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, serta perwakilan pedagang Warung Madura se-Kabupaten Indramayu.

banner 325x300

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., menjadi salah satu tokoh utama dalam kegiatan yang mengusung semangat membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antara komunitas IKAMA dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, acara diisi sambutan Ketua IKAMA Kabupaten Indramayu Mahsus, Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH. Syaerozi Bilal, Ketua Umum IKAMA Pusat H. M. Rowi, serta Kapolres Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar bagi masyarakat Madura yang mencari nafkah di Indramayu.

Prinsip “di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Para pedagang Warung Madura diharapkan mampu menghormati adat istiadat setempat, membangun komunikasi dengan tetangga, serta ikut menjaga ketertiban lingkungan.

Selain memperkuat silaturahmi, IKAMA juga menegaskan lima pilar organisasi yang menjadi perhatian, yakni pendidikan, sosial, penguatan ekonomi, pelestarian budaya, serta advokasi dan pendampingan hukum.

Para pedagang Warung Madura juga didorong untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan aparat keamanan. Pembuatan kartu anggota IKAMA menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat organisasi sekaligus memudahkan koordinasi antaranggota.

Dalam forum tersebut juga disampaikan pesan mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan dan peredaran obat keras tertentu (OKT). Masyarakat diminta segera menghubungi pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Sementara itu, terkait kejadian yang sempat menjadi perhatian masyarakat, ditegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan tindakan individu dan tidak berkaitan dengan etnis maupun suku tertentu. Pihak kepolisian juga telah melakukan penanganan terhadap pelaku.

Kapolres Indramayu turut mengingatkan para pedagang agar meningkatkan keamanan tempat usaha, salah satunya dengan memasang kamera pengawas atau CCTV. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mencegah tindak kejahatan sekaligus memudahkan proses penyelidikan apabila terjadi persoalan.

Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperbaiki kembali hubungan sosial dengan lingkungan sekitar serta membuka ruang komunikasi antara pedagang, masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Pengasuh Ponpes Al Muminien Lohbener, KH. Sahli Mahfudz.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si.; Ketua Umum IKAMA Pusat H. M. Rowi; Sekretaris Umum IKAMA Pusat H. Hanafi, S.Sos.; Bendahara Umum IKAMA Pusat H. Arif Efendi, S.E.; perwakilan IKAMA Provinsi Jawa Barat; Ketua IKAMA Kabupaten Indramayu Mahsus; Kasat Intelkam Polres Indramayu AKP Agus Suwartono, S.H.; Kasat Reskrim AKP Arwin Bachtiar, S.I.K., M.H.; Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.I.P.; Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.; Kapolsek Lohbener Kompol Ginting Sumantri, S.H.; Kapolsek Sindang AKP Karnala, S.H.; serta Danramil Lohbener Kapten Inf Arifin yang diwakili Peltu Tamin dan Sertu Bambang.

Turut hadir Pengasuh Ponpes Al Muminien Lohbener KH. Sahli Mahfudz serta perwakilan pedagang Warung Madura se-Kabupaten Indramayu.

Melalui silaturahmi tersebut, seluruh pihak diharapkan semakin memahami pentingnya membangun komunikasi, saling menghormati, dan menjaga keamanan bersama sehingga kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Indramayu tetap berjalan harmonis.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *