Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com– Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor Balai Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Senin (28/9/2026). Sosialisasi pemboran sekaligus tasyakuran tajak Sumur NEAC-01 Desa Lombang digelar sebagai penanda dimulainya tahapan pemboran di wilayah tersebut.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pihak Pertamina, pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat keamanan, serta masyarakat. Selain sosialisasi terkait rencana pemboran, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, santunan anak yatim piatu dan bantuan paket sembako bagi warga lanjut usia.
Kegiatan tersebut bertanggung jawab di bawah Asep Malinda Abioga, Pertamina EP Regional 2 Head of ComRel & CID-CSR Zona 7.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Juntinyuat Ali Alamudin, S.H., Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio Tirtana H., S.H. yang diwakili Aipda Abdul Aziz selaku Ps. Kanit Samapta Polsek Juntinyuat, serta Danramil 1609/Juntinyuat Kapten Inf Effendi yang diwakili Pelda H. Cukim.
Turut hadir Humas Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field Dede Dermawan, Kuwu Desa Lombang H. Pandi, serta masyarakat yang terdiri dari unsur petani, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama. Jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 60 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan Kuwu Desa Lombang H. Pandi dan Camat Juntinyuat Ali Alamudin, S.H.
Memasuki agenda utama, Humas Pertamina EP Zona 7 Jatibarang Field Dede Dermawan menyampaikan pemaparan mengenai sosialisasi pemboran tajak Sumur NEAC-01 kepada masyarakat yang hadir.
Sosialisasi tersebut menjadi ruang komunikasi antara pihak perusahaan dan masyarakat agar informasi mengenai kegiatan pemboran dapat dipahami secara terbuka oleh warga, khususnya masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Suasana semakin bermakna ketika kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta bantuan paket sembako bagi warga lanjut usia. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial yang menyertai pelaksanaan kegiatan di tengah masyarakat.
Selanjutnya, tasyakuran tajak Sumur NEAC-01 ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng. Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh tahapan kegiatan pemboran dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan penutupan.
Tajak Sumur NEAC-01 tidak hanya menjadi momentum dimulainya aktivitas pemboran, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Pertamina, pemerintah, aparat, serta masyarakat Desa Lombang.
“Dengan komunikasi yang terbuka dan keterlibatan masyarakat, kegiatan diharapkan dapat berlangsung secara tertib, aman, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.” pungkasnya.
(Casinih)


















