banner 728x250

KIM Jabar Pinter Digital Diperkuat, Literasi Digital Jadi Kunci Sebarkan Informasi Berkualitas

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Penguatan kapasitas Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi derasnya arus informasi di tengah perkembangan komunikasi digital. Melalui peningkatan literasi digital, KIM diharapkan mampu menjadi penggerak penyebarluasan informasi yang akurat sekaligus membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Digital Program KIM Jabar Pinter Digital yang diselenggarakan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Provinsi Jawa Barat di Aula KPRI Mekarjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (29/9/2026).

banner 325x300

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai cara memahami, mengolah, serta menyampaikan informasi melalui berbagai platform digital. Literasi dalam memilah dan memverifikasi informasi juga menjadi bagian penting dari materi yang diberikan.

Peserta didorong agar tidak sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga mampu memastikan informasi yang diterima memiliki sumber yang jelas serta isi yang dapat dipertanggungjawabkan sebelum disebarluaskan kepada masyarakat.

Kemampuan tersebut dinilai penting mengingat posisi KIM yang berada dekat dengan kehidupan masyarakat. KIM tidak hanya dapat menjadi sarana penyebarluasan informasi pembangunan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi yang menjembatani informasi dari pemerintah kepada masyarakat maupun sebaliknya.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Jawa Barat, Nidar Nadrotan Naim Sujana, mengatakan perkembangan teknologi digital telah membuat masyarakat semakin mudah mendapatkan sekaligus membagikan informasi.

Namun, kemudahan tersebut menurutnya perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Setiap informasi yang diterima perlu dipahami dan ditelusuri terlebih dahulu sebelum dibagikan kembali.

“Perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah memperoleh dan membagikan informasi. Karena itu, kemampuan literasi digital menjadi penting agar informasi yang diterima tidak langsung disebarluaskan tanpa terlebih dahulu dipahami kebenarannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan literasi digital merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas KIM dalam menjalankan fungsi komunikasi di tengah masyarakat.

Dengan pemahaman yang semakin baik, KIM diharapkan mampu membantu menghadirkan informasi yang lebih akurat, sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Keberadaan KIM yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi diharapkan dapat menciptakan ekosistem informasi publik yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya arus informasi digital.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *