BITUNG, Pikiran rakyat nusantara.com | Polres Bitung mengerahkan 76 personel untuk mengamankan pelaksanaan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 yang berlangsung di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pengamanan tersebut diperkuat melalui sinergi bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait lainnya.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung pengamanan sekaligus menghadiri pembukaan FPSL 2026 di kawasan Satuan Patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Satrol Kodaeral) VIII, Sabtu (3/10/2026). Pembukaan festival dilakukan oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung menjadi bagian dari kesiapan kepolisian dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, wisatawan, peserta kegiatan, pelaku UMKM, serta tamu undangan yang hadir.
Kapolres juga memastikan kesiapan personel di sejumlah titik pengamanan. Selain menjaga keamanan lokasi kegiatan, personel diarahkan untuk mengantisipasi kepadatan masyarakat, membantu kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama festival berlangsung.
Kabag Ops Polres Bitung AKP Nofri Sadia, S.Sos., S.H., mengatakan personel yang diterjunkan telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugas. Pengamanan juga mengutamakan langkah pencegahan serta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pengamanan FPSL bukan semata-mata menjaga kegiatan agar aman, tetapi juga bagaimana kehadiran personel dapat memberikan rasa nyaman dan membantu masyarakat. Personel harus hadir dengan sikap humanis, ramah, responsif dan tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ujar Nofri.
Polres Bitung juga mengimbau masyarakat yang menghadiri FPSL 2026 untuk menjaga ketertiban, mematuhi arahan petugas, menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak dan keluarga, serta menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan selama kegiatan berlangsung diminta segera menghubungi petugas yang berada di lokasi.
FPSL 2026 mengusung tema “Together in Harmony” dan dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 3 hingga 11 Oktober 2026. Festival tersebut menjadi salah satu agenda pariwisata Kota Bitung yang menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya serta menjadi ruang promosi potensi pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif daerah.
Polres Bitung memastikan pengamanan dan pemantauan akan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh rangkaian FPSL 2026 berakhir pada Minggu (11/10/2026). Melalui sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, kepolisian berkomitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dan para pengunjung dapat mengikuti seluruh rangkaian festival dengan nyaman.
H.u


















