Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar prosesi Jamasan Pusaka di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat (2/10/2026). Tradisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu sekaligus momentum untuk menjaga warisan sejarah dan budaya daerah.
Prosesi berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur Pemerintah Kabupaten Indramayu, perwakilan Trah Wiralodra, serta para juru pelihara pusaka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembawaan sejumlah pusaka dari Pancaniti menuju Pendopo Kabupaten Indramayu. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan lantunan Kidung Rahayu dan doa bersama sebagai bagian dari rangkaian penghormatan terhadap peninggalan sejarah tersebut.
Suasana semakin sakral ketika pusaka diserahkan secara berantai hingga memasuki prosesi Jamasan. Pada tahap ini, benda-benda pusaka dibersihkan dan dirawat oleh juru pelihara sesuai dengan tradisi yang telah dijaga secara turun-temurun.
Setelah seluruh rangkaian selesai, pusaka kembali diserahkan dan dikembalikan ke tempat penyimpanannya di Pancaniti.
Bupati Indramayu, yang pada kesempatan tersebut diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, Caridin, mengatakan bahwa Jamasan Pusaka tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan budaya Indramayu kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal dan menghargai warisan budaya Indramayu sebagai bagian dari jati diri daerah yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan pusaka dan tradisi yang menyertainya merupakan bagian dari perjalanan panjang sejarah Indramayu. Karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar nilai sejarah tersebut tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap pelestarian tradisi dan peninggalan sejarah dapat terus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah sekaligus memperkuat identitas Indramayu sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya.
Momentum Hari Jadi ke-499 pun menjadi pengingat bahwa perjalanan Indramayu bukan hanya tentang perkembangan daerah di masa kini, tetapi juga tentang bagaimana warisan para pendahulu tetap dirawat, dihormati, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
(Casinih)


















