banner 728x250
Berita  

Tangerang Belajar ke Indramayu, Pengelolaan FKDT Jadi Sorotan

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Penguatan pendidikan keagamaan menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT).

Kunjungan berlangsung di Ruang Ki Sidum, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Indramayu, Selasa (6/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tata kelola FKDT, kebijakan pendidikan keagamaan, sekaligus mempererat kemitraan antara kedua daerah.

banner 325x300

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu, Iin Indrayati, menyambut baik kunjungan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut.

Menurut Iin, penguatan pendidikan diniyah di Kabupaten Indramayu memiliki perjalanan panjang. Keberadaan FKDT saat ini merupakan bagian dari proses yang dibangun melalui perjuangan dan konsistensi sejak 2005.

“FKDT yang ada saat ini tidak serta-merta terbentuk begitu saja. Ada perjalanan panjang dan perjuangan sejak 2005. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan di Indramayu dapat menjadi bahan pembelajaran dan berbagi pengalaman bagi Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Ia menuturkan, perhatian terhadap pendidikan diniyah terus diperkuat melalui berbagai kebijakan dan program keagamaan. Madrasah diniyah tidak hanya berperan dalam memberikan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.

Sementara itu, Ketua DPC FKDT Kabupaten Indramayu, Aspuri, menjelaskan bahwa FKDT memiliki posisi sebagai mitra pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam pengembangan pendidikan keagamaan.

Menurutnya, kemitraan tersebut diperlukan untuk memperkuat komunikasi sekaligus memastikan penyelenggaraan pendidikan diniyah berjalan sesuai ketentuan.

“FKDT hadir sebagai mitra Kementerian Agama dan pemerintah daerah untuk menyambungkan serta memperkuat komunikasi dengan lembaga pendidikan keagamaan. Kami terus membangun sinergi agar setiap kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Aspuri juga menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan. Kelengkapan profil lembaga, pembinaan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), hingga alur kerja menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar pengelolaan pendidikan diniyah berjalan tertib dan terarah.

Menurutnya, dukungan pemerintah akan semakin optimal apabila lembaga pendidikan diniyah memiliki administrasi yang tertib serta memenuhi ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, Akhmad Jubaedi, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali praktik dan pengalaman Kabupaten Indramayu dalam mengelola FKDT.

Informasi yang diperoleh, kata dia, akan menjadi bahan dalam menyiapkan regulasi sekaligus kebutuhan teknis pengembangan FKDT di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap memperoleh informasi dan pengalaman, khususnya mengenai regulasi, kebijakan, serta teknis pelaksanaan FKDT di Kabupaten Indramayu. Hasil kunjungan ini akan kami bawa dan laporkan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk pengembangan pendidikan keagamaan,” katanya.

Kunjungan tersebut turut diikuti unsur Kesra, Kementerian Agama, Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, serta FKDT Kabupaten Tangerang.

Pertukaran pengalaman antara kedua daerah diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat menjadi pijakan untuk memperkuat tata kelola pendidikan diniyah sekaligus membangun sinergi yang berkelanjutan.

Di tengah tantangan pembangunan generasi muda, pendidikan keagamaan menjadi salah satu ruang strategis dalam menanamkan nilai, karakter, dan kecintaan terhadap ajaran agama sejak dini.

(Casinih)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *