banner 728x250

Dudin Rohaedin Raih Nomor Urut 3 di Pilkades Bengle 2026, Usung Jargon JUARA BUNGUL

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Karawang,pikiranrakyatnusantara.com-Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bengle tahun 2026 resmi memasuki fase penting. Calon kepala desa, Dudin Rohaedin, S.H., memperoleh nomor urut 3 dalam pengundian yang digelar pada Kamis, 15 Oktober 2026, setelah melalui tahapan penetapan calon dan penandatanganan pakta integritas.

Pengambilan nomor urut tersebut menjadi salah satu momen yang dinantikan para calon dalam menghadapi kontestasi demokrasi tingkat desa. Bagi Dudin, nomor urut bukan sekadar identitas dalam pemilihan, melainkan bagian dari proses pengenalan diri kepada masyarakat pemilih.

banner 325x300

Usai pengundian, Dudin mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diperolehnya. Ia menyebut, seluruh tahapan yang dilaksanakan pada hari itu berjalan melalui tiga agenda utama, yakni penetapan calon kepala desa, penandatanganan pakta integritas, serta pengambilan nomor urut.

“Alhamdulillahirobbil alamin, pada hari ini tanggal 15 Oktober 2026, kita sudah melaksanakan tiga tahapan di desa. Pertama, penetapan calon kepala desa, khususnya Desa Bengle. Kedua, penandatanganan integritas, dan ketiga, momen yang ditunggu-tunggu, yaitu pengambilan nomor urut. Alhamdulillah, kita dapat nomor tiga. Allahu Akbar,” ujar Dudin.

Dudin menilai, nomor urut merupakan bagian yang lazim dalam setiap kontestasi pemilihan. Namun, ia mengakui bahwa posisi nomor tetap dapat membantu masyarakat mengenali calon, selain melalui foto dan nama.

Menurutnya, pemilih nantinya akan lebih diarahkan untuk mengenali identitas calon melalui foto dan nama yang tercantum pada surat suara, sesuai mekanisme pemilihan yang berlaku.

“Bagi kami, nomor urut tiga itu hal yang biasa. Setiap peserta harus ada nomor urut. Namun, kita harus menyikapinya karena nomor urut juga menentukan bagi pemilih, selain mengenali dari gambar, juga posisi nomor urut,” jelasnya.

Meski telah memperoleh nomor urut, Dudin menegaskan bahwa dirinya tidak akan menjadikan hasil pengundian sebagai alasan untuk berpuas diri. Ia memastikan perjuangan dan komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus dilakukan guna memperkenalkan visi serta komitmennya kepada warga Desa Bengle.

Ia menyebut, sembilan dusun di wilayah Desa Bengle menjadi sasaran sosialisasi yang akan terus dijangkau secara merata.

“Oleh karena itu, meskipun kami mendapatkan nomor urut tiga, kami tetap bekerja keras turun ke bawah. Kami akan terus turun ke sembilan dusun. Kemarin, kami sudah menjangkau sembilan dusun untuk warga Desa Bengle,” ungkapnya.

Dalam kontestasi Pilkades Bengle 2026, Dudin mengusung jargon JUARA BUNGUL, yang merupakan singkatan dari Jujur dan Amanah. Melalui jargon tersebut, ia menegaskan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan sikap adil, merata, serta konsisten dalam melakukan sosialisasi.

Baginya, setiap warga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan informasi mengenai calon pemimpinnya. Karena itu, pendekatan kepada masyarakat harus dilakukan tanpa membeda-bedakan wilayah maupun kelompok warga.

“Kita harus adil, harus turun, harus merata. Sosialisasi pun seperti itu. Insya Allah, kemenangan menanti kita,” tegas Dudin.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya ingin menjalani tahapan Pilkades dengan mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat. Dukungan warga, menurut arah perjuangannya, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan menjelang hari pemungutan suara.

Di akhir keterangannya, Dudin menyampaikan apresiasi kepada tim pemenangan KDR, keluarga, serta rekan-rekan media yang telah memberikan dukungan selama proses menuju Pilkades Bengle 2026.

Ia berharap seluruh tim tetap solid dan menjaga semangat perjuangan hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.

“Terima kasih kepada tim KDR yang telah mendukung. Tetap berjuang terus. Kepada keluarga yang memberikan dukungannya, termasuk para media, saya ucapkan terima kasih. Bagaimanapun, peran media sangat penting bagi kami untuk mempromosikan kami di Pilkades ini,” pungkasnya.

Dengan diperolehnya nomor urut 3, Dudin Rohaedin kini melanjutkan langkahnya dalam menghadapi kontestasi Pilkades Bengle 2026. Persaingan menuju kursi kepala desa pun menjadi momentum bagi setiap calon untuk menunjukkan komitmen, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menawarkan kepemimpinan yang dipercaya warga.

Pada akhirnya, pilihan berada di tangan masyarakat Desa Bengle. Proses demokrasi yang jujur, tertib, dan damai diharapkan menjadi landasan utama dalam menentukan pemimpin desa untuk periode mendatang.

(Abah Rudi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *