Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com- Upaya mendukung produktivitas pertanian dan menjaga keberlangsungan aktivitas petani terus dilakukan melalui monitoring pendampingan pertanian tanaman padi di Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan pendampingan pascatanam tersebut dilaksanakan di area persawahan milik Bapak Sarkum, tepatnya di Blok Wangan Gempol, Desa Tenajar Lor. Monitoring difokuskan pada kesiapan lahan dan ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan pengairan tanaman padi.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan kondisi lahan sawah yang akan diairi, sekaligus memastikan aliran air dapat masuk ke area persawahan dengan baik. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman padi setelah proses penanaman.
Selain memantau kondisi lahan dan pengairan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mendengarkan secara langsung keluhan maupun aspirasi para petani, khususnya terkait kebutuhan dan permasalahan pupuk yang menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian.
Melalui komunikasi langsung dengan petani, diharapkan berbagai kebutuhan di lapangan dapat diketahui sehingga upaya pendampingan pertanian dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Berdasarkan hasil monitoring, tidak ditemukan kendala yang dilaporkan dalam kegiatan tersebut. Kondisi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas pertanian serta membantu petani dalam merawat tanaman padi pascatanam.
Pendampingan dan monitoring pertanian secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pendamping di lapangan dan petani, sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Indramayu.
“Dengan melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan, pengairan, serta mendengarkan aspirasi petani, diharapkan proses budidaya tanaman padi dapat berjalan dengan baik dan kebutuhan petani mendapat perhatian,” pungkasnya.


















