Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Tradisi budaya dan penghormatan terhadap leluhur terus dijaga masyarakat Desa Sambimaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu. Salah satunya melalui kegiatan Unjungan Mbah Buyut Sumur Bata yang menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya lokal.
Rangkaian acara Unjungan Mbah Buyut Sumur Bata menampilkan pagelaran seni tradisional yang melibatkan pelaku seni dari wilayah Cirebon dan Indramayu.
Pada Jumat malam, Tanggal 05 – 06 November 2026 masyarakat disuguhkan pagelaran wayang kulit dengan lakon Langen Pradangga, yang dibawakan oleh dalang Ki Abi Manyu dari Gegesik, Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, pada Jumat malam Sabtu,Tanggal 06 – 07 November 2026 kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan sandiwara dari kelompok Sandiwara Candra Sari yang berasal dari Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.
Kehadiran pertunjukan seni tradisional tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kebersamaan warga, serta mengenalkan kesenian daerah kepada generasi muda.
Tradisi unjungan yang hidup di tengah masyarakat Indramayu memiliki nilai sosial dan budaya yang penting. Melalui kegiatan semacam ini, masyarakat dapat menjaga hubungan antargenerasi sekaligus mempertahankan identitas budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
“Unjungan Mbah Buyut Sumur Bata di Desa Sambimaya diharapkan terus menjadi bagian dari kekayaan tradisi daerah yang dirawat bersama, sehingga seni pertunjukan tradisional dan nilai-nilai kebersamaan tetap hidup di tengah masyarakat.”ujar warga pada awak media senin 19/10/2026.
Pelestarian budaya bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menjaga warisan leluhur agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi mendatang.


















