Karawang,pikiranrakyatnusantara.com– Hareudang Fest 2026 kembali hadir dengan konsep yang lebih meriah dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393. Festival yang memadukan ekonomi kreatif, kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, di Lapangan Karangpawitan, Karawang.
Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, Hareudang Fest diproyeksikan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri kreatif, seniman, komunitas pemuda, pegiat olahraga, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kabid Pariwisata Disparpora Kabupaten Karawang, Lusi Asela, menjelaskan bahwa nama Hareudang diambil dari bahasa Sunda yang berarti panas atau gerah. Istilah tersebut kemudian diolah menjadi identitas festival yang memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat setempat.
“Hareudang sendiri adalah kata dalam bahasa Sunda, artinya panas atau gerah. Nah, dari kata ‘hareudang’ ini kami ingin mengaitkannya dengan Karawang,” ujar Lusi dalam Podcast Sturada.
Menurutnya, Hareudang Fest telah mengalami perkembangan konsep seiring perubahan kelembagaan dinas yang menaunginya. Jika sebelumnya akronim Hareudang dimaknai sebagai Hajat Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan, kini konsepnya berkembang menjadi Hajat Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga.
Meski demikian, kebudayaan tetap menjadi salah satu ruh utama festival tersebut. Sebab, promosi pariwisata daerah tidak dapat dipisahkan dari kekayaan tradisi dan keunikan budaya lokal.
“Barang tentu bicara pariwisata tidak lepas dari kebudayaan. Salah satu metode kami adalah memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata suatu daerah melalui kebudayaan,” jelasnya.
Tim Hareudang Fest, Wildan, selaku Katim Pengembangan Destinasi, menuturkan bahwa festival ini memiliki semangat serupa dengan summer festival di luar negeri, yang identik dengan penyelenggaraan acara saat cuaca sedang panas.
Melalui konsep tersebut, pihaknya ingin mengubah persepsi masyarakat terhadap kata hareudang yang selama ini kerap diasosiasikan dengan kondisi tidak nyaman, menjadi identitas acara yang positif, kreatif, dan membanggakan.
Berawal dari kegiatan yang semula bersifat percobaan, Hareudang Fest kini mampu bertahan hingga memasuki tahun keempat penyelenggaraan.
Tahun ini, penyelenggara berencana menghadirkan gebrakan baru, termasuk mengundang artis papan atas untuk menambah daya tarik festival.
“Dan di tahun ini kami memberanikan diri untuk mengundang artis papan atas. Jadi, di tahun ini akan ada gebrakan yang menjadi pembeda dari gelaran sebelumnya. Pastinya lebih pecah lagi,” ungkap Wildan.
Ade Astrid Dipilih untuk Meramaikan Panggung
Dari sisi penyelenggaraan, Mamang selaku perwakilan event organizer (EO) mengatakan bahwa keterlibatan timnya dalam Hareudang Fest merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia mengakui, kepercayaan dari Disparpora tidak diperoleh begitu saja. Pengalaman dan rekam jejak dalam menyelenggarakan sejumlah acara menjadi bagian dari penilaian sebelum timnya dipercaya menangani festival tersebut.
“Bukan hanya EO yang ditunjuk oleh dinas, namun kami harus dapat menginterpretasikan apa yang dinas berikan,” ujar Mamang.
Ia juga menyebut keputusannya terlibat dalam penyelenggaraan acara ini tidak terlepas dari keinginan untuk meneruskan perjuangan seniornya, almarhum Bang Oco.
Terkait pemilihan Ade Astrid sebagai salah satu bintang tamu yang diunggulkan, Mamang menilai penyanyi tersebut telah memiliki basis penggemar dari berbagai kelompok usia.
Menurutnya, kehadiran Ade Astrid diharapkan mampu menambah semarak panggung hiburan sekaligus menarik antusiasme masyarakat Karawang.
“Kami langsung menjatuhkan pilihan ke Ade Astrid. Kami yakin Ade Astrid dapat menghibur warga Karawang, pasti hype-nya pecah,” tuturnya.
Hareudang Fest 2026 tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik. Festival ini juga dirancang sebagai wadah untuk mempertemukan pelaku UMKM, komunitas kepemudaan, serta pegiat olahraga dalam satu rangkaian kegiatan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan membuka peluang promosi bagi produk lokal, memperluas jejaring komunitas, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam kegiatan kreatif dan produktif.
Dengan memadukan hiburan, kebudayaan, ekonomi kreatif, dan olahraga, Hareudang Fest diharapkan menjadi salah satu agenda yang memperkuat identitas lokal sekaligus menambah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393.
Festival ini juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat dapat berjalan beriringan, menghadirkan ruang ekspresi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga Karawang.
(Abah Rudi)


















