banner 728x250

Kapolres Indramayu Temui Ulama di Haurgeulis, Pesan Apa yang Dibahas demi Kedamaian Daerah?

banner 120x600
banner 468x60
Spread the love

Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat tidak cukup hanya dengan penegakan hukum. Komunikasi yang erat dengan tokoh agama juga menjadi bagian penting dalam membangun suasana yang sejuk, harmonis, dan kondusif.

Semangat itulah yang ditunjukkan Kapolres Indramayu Polda Jawa Barat, AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., saat bersilaturahmi dengan KH. M. Musthofa Bisri, Ketua DPW Jawa Barat PWI LS, di Jalan Cipedang Bunder, Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jumat pagi (23/10/2026).

banner 325x300

Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga Indramayu tetap aman dan damai.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Kasat Intelkam Polres Indramayu AKP Agus Suwartono, S.H., Kapolsek Haurgeulis AKP Saefullah, S.H., M.M., serta Camat Haurgeulis Rory Firmansyah, S.STP., M.Si.

Melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, Kapolres menjelaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan upaya membangun komunikasi yang baik dengan para ulama demi menjaga kondusivitas wilayah.

Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Selain menjadi pembimbing umat, ulama juga berperan sebagai penyejuk dan pemersatu ketika masyarakat menghadapi berbagai dinamika sosial.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres memandang tokoh agama sebagai kompas dan lentera bangsa yang memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Diskusi berlangsung dengan membahas situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Indramayu. Kapolres juga menerima masukan dan saran dari KH. M. Musthofa Bisri sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Tak hanya bertukar pandangan, Kapolres turut memohon doa dan dukungan para ulama agar jajaran Polres Indramayu dapat menjalankan tugas secara optimal, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“ Kita menyadari bahwa polisi berasal dari masyarakat. Kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

AKP Tarno menambahkan, menjaga keamanan dan ketertiban bukanlah tugas kepolisian semata. Dukungan, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam hal ini, tokoh agama diharapkan terus menjadi mitra strategis kepolisian untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian, toleransi, persatuan, serta pentingnya menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pendekatan melalui silaturahmi dan dialog juga sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yang mengedepankan kebersamaan dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan.

Melalui komunikasi yang terus terjalin, Polres Indramayu berharap sinergi bersama para ulama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat.

Dengan demikian, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan menjadi kepedulian bersama demi terwujudnya Kabupaten Indramayu yang aman, damai, rukun, dan kondusif.

banner 325x300
Penulis: Udin.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *