Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Siapa sangka, anak-anak berusia mulai 3 tahun sudah berani menguji kemampuan di arena pertarungan taekwondo. Pemandangan penuh semangat ini mewarnai turnamen Taekwondo yang digelar Komunitas Taekwondo Pekerja Kilang Balongan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 PT Pertamina (Persero), Sabtu (8/11/2026).
Sebanyak sekitar 40 atlet cilik dari keluarga pekerja dan mitra kerja perusahaan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Meski sebagian peserta masih berusia sangat belia, mereka menunjukkan keberanian dan semangat untuk bertanding sekaligus mengasah kemampuan bela diri.
Turnamen mempertandingkan kategori Kyurogi atau pertarungan, dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan, tingkatan sabuk, serta kelompok usia. Sistem tersebut diterapkan agar pertandingan berlangsung lebih terukur dan sesuai dengan kemampuan masing-masing atlet.
Koordinator Taekwondo Kilang Balongan, Boby Darmawan, menjelaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan teknik bela diri. Lebih dari itu, Kyurogi menjadi sarana menanamkan disiplin, keberanian, dan mentalitas pantang menyerah sejak usia dini.
Menurut Boby, nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Pertamina untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menjaga keandalan operasional kilang.
“Turnamen ini diharapkan semakin meningkatkan mentalitas para atlet sehingga kelak dapat menjadi atlet profesional yang siap berlaga di pentas nasional,” ungkap Boby.
Dukungan terhadap pembinaan atlet usia dini juga ditegaskan Area Manager IT RU Balongan, Eko Pardianto, selaku Pembina Komunitas Pekerja Cabang Beladiri. Ia menyampaikan bahwa perusahaan mendukung penuh penyelenggaraan turnamen sebagai wadah penyaluran bakat olahraga bela diri secara positif dan terukur.
Selain menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat meraih prestasi lebih tinggi.
Eko menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah pertandingan. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana peserta mampu menjunjung sportivitas dan menghormati setiap lawan.
Melalui kompetisi ini, anak-anak belajar bersikap adil, jujur, serta menghargai orang lain, baik di dalam maupun di luar arena. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas.
“Kejuaraan Kyorugi Taekwondo ini yang perusahaan harapkan bisa menjaring potensi, mempererat tali silaturahmi dan soliditas antar pekerja serta keluarga besar Komunitas Pekerja Taekwondo RU Balongan,” tutup Eko.
Turnamen ini sekaligus menjadi bukti bahwa perayaan HUT ke-69 Pertamina tidak hanya berbicara tentang perjalanan dan pencapaian perusahaan, tetapi juga kepedulian terhadap pengembangan generasi penerus. Dari arena kecil Kilang Balongan, semangat besar untuk melahirkan atlet berprestasi dan berkarakter mulai dibangun.


















