Indramayu,pikiranrakyatnusantara.com-Forum Wartawan Indramayu (FWI) resmi terbentuk dengan kepengurusan baru yang dikomandoi Badruzzaman “Amang” sebagai ketua. Kegiatan internal pembentukan ketua dan struktur organisasi FWI berlangsung khidmat pada Minggu sore (22/3/2026), bertempat di kediaman Badruzzaman di Desa Sliyeg Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.
Pembentukan kepengurusan baru ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan roda organisasi wartawan di Indramayu. Proses ini tidak terlepas dari penyerahan sebelumnya, di mana sekitar empat bulan lebih lalu, Ketua Sekber saat itu, Asmawi, telah menyerahkan kepengurusan organisasi Sekretariat Bersama (Sekber) beserta media Sekber News.
Penyerahan tersebut dilakukan di Café Kanela dan disaksikan oleh Ernawati selaku istri almarhum Kacim (pendiri perusahaan Sekber), Badruzzaman “Amang” yang kala itu menjabat Sekretaris Jenderal Sekber, Iwan sebagai anggota, Duljani selaku anggota Sekber FWI, serta Supardi dari media Tanganrakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Asmawi secara tegas menyampaikan penyerahan organisasi, baik secara lisan maupun melalui pesan pribadi (WhatsApp) kepada Badruzzaman “Amang”.
Dalam pesan tersebut, Asmawi menuliskan, “Jen, saya serahkan organisasi Sekber. Saya sendiri saat ini sibuk mengurus organisasi lain dan juga sedang membuat organisasi OWI,” tulisnya.
Selain itu, Asmawi juga sempat bertemu dengan Wasim di Pendopo Indramayu dan kembali menegaskan penyerahan organisasi Sekber tersebut.
Penyerahan ini kemudian menjadi dasar terbentuknya kepengurusan baru dalam wadah FWI tahun 2026, sebagai langkah melanjutkan estafet organisasi sekaligus menjaga eksistensi dan profesionalisme wartawan di daerah.
Adapun susunan struktur kepengurusan FWI yang baru adalah:
*Ketua: Badruzzaman.
*Sekretaris Jenderal: Khaerudin.
*Bendahara: Saeful Bahri.
*Anggota: Wasim, Iwan, Kano, Ernawati.
Dengan terbentuknya struktur ini, kepemimpinan organisasi FWI kini resmi berada di bawah komando Badruzzaman.
FWI juga menegaskan kepada seluruh pihak, baik di lapangan maupun instansi terkait, bahwa apabila terdapat oknum yang mengaku mengatasnamakan FWI namun tidak tercantum dalam struktur resmi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab organisasi.
Ke depan, FWI diharapkan semakin solid, profesional, dan mampu menjadi wadah yang kuat bagi insan pers di Kabupaten Indramayu.


















